Anggur
Anggur

Siapa yang tidak tahu buah anggur? Buah ini cukup popular di masyarakat dan memiliki berbagai macam jenis. Anggur termasuk ke dalam keluarga Vitaceae. Anggur merupakan tanaman semak menahun. Tumbuhnya merambat di atas batu atau ke atas mengikuti pertumbuhan batang pohon atau tiang di sampingnya. Daun dari tanaman anggur memiliki ukuran besar, berlawanan dan menyerupai jantung. Namun bentuk, warna, dan ukuran daunnya tergantung pada jenisnya.

Orang Yunani Kuno mempercayai bahwa yang membawa anggur pertama kali adalah Dewa Dionysus. Dewa tersebut sering digambarkan memegang setandan anggur.

Anggur memiliki lebih dari 60 spesies di dunia yang terbagi lagi menjadi 8000 varietas. Pertama kali anggur diperkenalkan oleh penjelajah Spanyol. Mereka memperkenalkan anggur sejak abad ke-17 di daratan Amerika.

Anggur memiliki kandungan air dan serat yang cukup tinggi bahkan dapat dikatakan cukup tinggi dari buah lainnya. Kandungan air inilah yang baik bagi tubuh. Itulah kenapa anggur tepat untuk mencegah dehidrasi.

Anggur sering digunakan untuk pembuatan jelly, jus, minyak biji anggur, kismis, minuman anggur, ataupun dikonsumsi secara langsung sebagai buah. Anggur mengandung banyak senyawa polifenol dan resveratrol. Dua senyawa tersebut berperan aktif dalam membentuk metabolism tubuh. Bahkan juga dipercaya dapat mencegah terbentuknya sel kanker. Selain itu, anggur juga dikenal mengandung senyawa antioksidan yang dapat mengangkal radikal bebas.

Anggur
Anggur

Seperti yang dijelaskan di awal, anggur memiliki varietas yang cukup banyak dan bermacam-macam. Ada vitis vinifera, yang mana varietas ini biasanya digunakan untuk bahan minuman anggur di Eropa. Ada vitis labrusca, yakni varietas yang biasanya digunakan untuk pembuatan jus dan juga sama seperti varietas di poin pertama, varietas ini juga digunakan untuk bahan minuman anggur. Ada vitis riparia, yakni merupakan anggur liar dari Amerika Utara. Biasanya anggur ini digunakan untuk bahan pembuatan minuman anggur. Kemudian ada vitis rotundifolia, yakni varietas yang biasanya digunakan untuk bahan pembuatan jelly ataupun moinuman anggur lainnya. Ada vitis aestivalis, yakni varietas yang juga digunakan sebagai bahan pembuat minuman anggur. Ada pula vitis lincecumii, yakni varietas yang juga digunakan sebagai bahan pembuat minuman anggur hibrida.

Tanaman anggur hidup di dataran rendah. Tanaman ini membutuhkan musim kemarau panjang untuk tumbuh dan dibantu pula intensitas cahaya matahari yang tinggi. Penyiraman berlebihan bisa merusak proses pembuahannya. Suhu maksimal untuk tanaman ini adalah 31 derajat celcius dan minimumnya adalah 23 derajat celcius.

Tidak semua jenis tanah dapat menunjang tanaman ini. Tanah untuk media tanam tanaman ini harus mengandung pasir dan lempung. Hal tersebut dikarenakan untuk mencegah transpirasi berlebihan. Jenis tanah yang dipilih juga harus subur dan bertekstur gembur.

Anggur memiliki sejuta khasiat dan manfaat, khususnya bagi kesehatan. Anggur mengandung berbagai jenis senyawa seperti resveratol, flavonoid, metabolit sekunder, dan antosianin. Kandungan tersebut dapat meningkatkan kerja sel yang berperan memperlancar aliran darah pada arteri. Risiko terkena serangan jantung pun dapat berkurang.

Anggur juga mengandung antioksidan yang dayanya lebih kuat dari vitamin E dan C. Kandungan tersebut dapat meningkatkan produksi lemak baik dan dapat menurunkan trigliserida pada darah.

Berikut beberapa khasiat anggur yang lain:

1. Anggur membantu menyehatkan jantung

Anggur
Anggur

Seperti yang dibahas di paragraf sebelumnya, kandungan yang terdapat pada anggur dapat membantu menyehatkan jantung kita loh. Kandungan polifenol pada anggur dapat mencegah berbagai penyakit yang bisa menyerang jantung. Bahkan kandungan tersebut juga dapat melindungi kita dari radikal bebas.

Senyawa flavonoid pada anggur bertugas memperlambat laju darah sehingga tidak mengalami pembekuan. Dengan begitu kita dapat mencegah serangan jantung ataupun stroke.

2. Anggur dapat mencegah kanker

Kandungan antioksidan pada anggur yang cukup banyak dapat membantu mencegah kanker. Antioksida dapat melawan radikal bebas yang mana dapat memunculkan atau menumbuhkan sel kanker. Kita juga disarakan untuk mengonsumsi anggur beserta kulitnya. Kulit anggur mengandung polifenol yang baik untuk tubuh karena dapat mencegah pertumbuhan sel kanker.

3. Anggur membantu mejaga kesehatan otak

Otak adalah organ penting yang dapat mempengaruhi kinerja organ lain pada tubuh. Otak yang sehat tentu akan memberikan pengaruh baik terhadap kinerja organ yang lain.

Senyawa resveratol yang ada pada anggur ternyata dapat membantu menjaga kesehatan otak kita. Resveratol bertugas memperlancar peredaran darah ke otak. Jika aliran darah lancar, maka otak akan bekerja dengan baik, yang mana organ lain pun akan demikian. Selain itu, sifat antioksidan pada anggur juga dapat melawat stres oksidatif dan mencegah otak kita mengalami kerusakan memori.

Ada sebuah penelitian dari Frontiers in Pharmacology pada 111 lansia. Masing-masing lansia diberi 250 mg anggur setiap hari. Hasil dari penelitian tersebut ialah kemampuan kognitif, bahasa, dan daya ingat mereka meningkat dari sebelumnya. Bahkan ada pula artikel yang menulis bahwa dengan mengonsumsi buah anggur dapat membuat seseorang lebih bahagia.

4. Anggur dapat menurunkan tekanan darah tinggi

Anggur
Anggur

Tekanan darah yang tinggi dapat beresiko terkena stroke ataupun penyakit jantung. Jika kita memiliki tekanan darah yang cukup tinggi, rajinlah mengonsumsi anggur. Kandungan flavonoid dalam anggur dapat menurunkan tekanan darah. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat menstabilkan dan memperlancar aliran darah.

5. Anggur membantu menurunkan berat badan

Buah memang kaya akan kandungan serat. Begitu juga dengan buah anggur. Serat pada buah ini dapat membantu kita menurunkan berat badan. Kenapa? Karena selain berserat, anggur juga mengandung flavonoid yang dapat membantu menurunkan berat badan yang berlebih. Tapi tentunya harus rajin mengonsumsi anggur ya! Kita bisa menjadikan anggur sebagai camilan.

6. Anggur dapat mencegah penuaan dini

WAW! Ternyata rutin mengonsumsi anggur bisa membantu melawan penuaan dini. Kandungan resveratol, quercetin dan rutin dapat menangkap radikal bebas pada tubuh. Radikal bebas dapat merusak sel, DNA, protein, serta mengganggu keseimbangan tubuh. Kerusakan tersebut itulah yang dapat mengakibatkan penuaan dini. Biasanya orang yang mengalami penuaan dini akan mengalami gejala seperti kulit keriput, tulang keropos atau rambut beruban.

7. Anggur membantu meredakan gejala alergi atau peradagangan

Anggur memiliki sifat antihistamin dan antiradang, yang mana sifat ini dapat membantu melawan peradagangan dalam tubuh. Peradagan merupakan respon tubuh terhadap stres, bahan kimia beracun, ataupun infeksi bakteri dan virus. Dengan rajin mengonsumsi anggur, kita bisa membantu meminimalkan gejala peradagangan. Tidak hanya itu saja. Sifat antihistamin pada anggur juga dapat meringankan gejala alergi.

8. Anggur mampu menurunkan gula darah

Anggur
Anggur

Meski anggur memiliki rasa manis tetapi anggur termasuk buah yang baik dikonsumsi penderita diabetes. Kadar indeks glikemik pada anggur cenderung rendah. Anggur juga dipercaya dapat membantu mengontro kadar gula darah dengan membantu meningkatkan sensitivitas insulin.

Share:

Leave a Reply