Fakta Tanaman Keladi yang Menjadi Primadona Ditengah Pandemi

Bunga Keladi
Bunga Keladi

Tanaman keladi digolongkan kedalam genus Caladium  dan termasuk dalam suku Aracaea atau talas-talasan. Sering kali, kaladi juga menjadi panggilan untuk beberapa tumbuhan yang tidak termasuk kedalam genus caladium, contohnya adalah talas (Colocasia).

Tanaman keladi awalnya ditemukan di dataran hutan Brazil. Tumbuhan ini kemudian menyebar ke seluruh penjuru dunia, sehingga saat sekarang ini, tanaman keladi bisa ditemukan di berbagai wilayah di dunia. Jenis keladi sejati jarang memiliki umbi yang membesar.

Keladi memiliki ciri khas yang membedakannya dengan tanaman lain. Keladi mempunyai bentuk daun yang seperti simbol hati atau jantung. Daun keladi memiliki lapisan lilin yang membuat daunnya terasa licin saat disentuh. Selain dari bentuknya yang unik, ukuran daun keladi juga terbilang lebih lebar jika dibandingkan dengan jenis daun tumbuhan lainnya, lebar daun keladi memiliki ukuran kurang dari 1 meter. Tumbuhan keladi akan kehilangan daunnya pada musim kering dan tumbuh jika air yang tersedia cukup.

Jenis Caladium yang ditemukan di hutan Brazil sampai Amerika Tengah adalah Caladium bicolar, Caladium humboldtii, Caladium lindenii, Caladium paradoxum, Caladium schomburgkii dan Caladium ternatum.

Sejak dahulu tumbuhan keladi menjadi salah satu tanaman hias yang digemari oleh masyarakat. Semenjak pandemi covid-19 melanda tumbuhan ini semakin menjadi primadona dikalangan para pecinta tanaman hias.

Masyarakat yang diwajibkan untuk berada di rumah serta membatasi aktifitasnya di luar ruangan, menjadikan aktivitas berkebun adalah pilihan yang tepat untuk mengisi waktu selama di rumah. Berbagai jenis tanaman hias banyak dilirik oleh masyarakat Indonesia untuk ditanami di halaman rumahnya. Salah satu yang paling banyak digemari adalah tanaman keladi.

Cara Merawat Tanaman Keladi

Bunga Keladi
Bunga Keladi

Salah satu alasan pecinta tanaman memilih keladi sebagai tanaman hias untuk mengisi kebunnya adalah cara perawatan tanaman keladi yang terbilang mudah, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan dalam proses perawatan tanaman keladi:

  1. Keladi termasuk kedalam jenis tanaman tropis, dan lebih baik ditanam di lingkungan yang hangat yang memiliki suhu sekitar 21 sampai 29 derajat celcius.
  2. Keladi harus ditanam di tempat sejuk serta tidak terpapar secara langsung oleh sinar matarhi. Walaupun, cahaya matahari bermanfaat untuk mempercantik warna daun keladi, tetapi sinar matahari langsung akan membuat tanaman ini kering.
  3. Kamu harus mempersiapkan media tanam yang tepat, yaitu tanah yang lembab dan kaya akan nutrisi, serta dicampurkan dengan pupuk kompos ataupun pupuk organic, sehingga keladi bisa hidup dengan baik .
  4. Tanaman keladi harus disiram dengan baik agar kelembaban tanahnya terjaga dan tidak menjadi kering.
  5. Hal lain yang harus kamu perhatikan untuk merawat tanaman keladi adalah pemupukan. Kamu bisa menggunakan pupuk cair ataupun pupuk yang digunakan khusus tanaman indoor. Pupuk harus diberikan dalam takaran yang tepat, pemberian pupuk dalam jumlah yag terlalu banyak akan menyebabkan daun keladi menjadi terbakar.
  6. Keladi bisa diperbanyak dengan cara memisahkan umbi keladi yang telah berumur lebih dari enam bulan, kemudian umbi yang sudah dipisahkan di tanam di tempat lain. Umbi yang dipindahkan adalah yang memiliki daun.
  7. Keladi yang sudah memiliki banyak daun dan memenuhi pot tempat dia tumbuh, akan menyebabkan tanaman ini kesulitan untuk tumbuh dengan baik. Maka, kamu harus memindahkan sebahagian dari keladi ke pot lainnya, karena tumbuhan keladi membutuhkan ruang serta nutrisi yang baik untuk pertumbuhannya.

Jenis – Jenis Tanaman Keladi

Bunga Keladi
Bunga Keladi

Sejak akhir abad ke- 18 tanaman keladi sudah mulai dikembangkan. Caladium bicolar sudah mengalami banyak perubahan sifat, sehingga daunnya mempunyai warna yang beragam. Selain itu, perubahan juga terjadi pada kultivar katai, setidaknya saat sekarang ini jenis tanaman ini paling tidak terdapat 120 kultivar caladium bicolar. Jenis keladi lainnya yang mengalami perubahan adalah caladium burgkii yang disilangkan antarspesies sehingga mendapatkan helaian daun yang bergelombang. Beberapa jenis keladi yang bisa Kamu jadikan pilihan tanaman hias yaitu:

1. Keladi Tricolar

Jenis keladi ini memiliki corak bintik – bintik yang bewarna pink dan putih yang menyebar di bagian daun. Keladi ini bisa tumbuh sebesar 12 sampai 18 inci. Tanaman ini harus ditanaman di tempat yang penuh dengan pencahayaan.

2. Keladi Jaguar

Daun yang dimiliki keladi jaguar mempunyai lebar dan tinggi sekitar 12 sampai 24 inci. Keladi jenis ini memiliki daun yang bewarna merah di tengah dan hijau di pinggiran daun.

3. Keladi Whorton

Keladi whorton memiliki corak warna daun yang bewarna pink muda dengan garis bercabang pink tua serta berbintik putih. Daunnya bisa tumbuh hingga 18 sampai 30 inci atau 45 sampai 60 cm. Jenis keladi ini bisa mentoleransi sinar matahari.

4. Keladi Red Bone

Daun keladi jenis red bone mempunyai tiga warna yang menjadikan tanaman ini cantik yaitu warna pink tua bergaris seperti tulang yang dikelilingi paduan warna pink muda dan bintik – bintik di sekitarnya, serta warna daun di pinggiran daun. Keladi ini mampu mentoleransi sina matahari selama 4 sampai 6 jam.

5. Keladi Red Flash

Yang membedakan keladi red flash dengan jenis keladi lainnya adalah warna merah yang dimiliki daunnya, selain itu juga terdapat bintik – bintik putih yang menyebar di tengah daun dan warna hijau di pinggiran daunnya. Keladi red flash bisa tumbuh hinga 24 sampai 36 inci atau 60 sampai 90 cm.

6. Keladi Putih

Keladi putih memiliki warna yang sangat berbeda dengan jenis keladi sebelumnya yang menjadikan keladi ini sangat unik. Keladi ini hanya memiliki dua warna yaitu hijau dan putih. Warna putih terang sangat mendominasi daun keladi ini, serta warna hijau yang menjadi pola pada dun dari cabang hingga pinggiran daun. Jenis keladi ini tidak mampu mentoleransi sinar matahari langsung, sehingga tanaman ini harus ditempatkan di lokasi yang sejuk dan tidak terpapar langsung oleh sinar matahari. Daun tanaman ini bisa tumbuh hingga 12 sampai 24 inchi.

7. Keladi Tikus

Daun keladi tikus hanya memiliki satu warna yaitu hijau dan tidak memiliki bercak atau pola di daunnya. Hal ini membedakan keladi tikus dari jenis keladi lainnya.

Keladi tidak hanya berguna sebagai tanaman hias, namun juga terdaat jenis keladi yang bermanfaat untuk kesehatan, salah satunya adalah keladi tikus. Keladi tikus bermanfaat untuk mengobati bisul atau penyakit kulit lainnya. Cara pemanfaatannya adalah Kamu mengambil beberapa helai daun keladi tikus, kemudian daun tersebut kamu tumbuk daun dan ambil ampasnya lalu oleskan di tempat yang luka.

Bunga Keladi
Bunga Keladi

Tanaman keladi harus dimanfaatkan dengan berhati – hati, karena keladi termasuk kedalam jenis tanaman yang beracun sehingga tidak boleh dikonsumsi. Tanaman keladi memiliki racun di dalam daunnya, jika sampai terkena racun, maka Kamu akan mengalami pembengkakan di dinding saluran pernapasan dan menutup keluar masuk udara, yang menyebabkan kamu kesulitan bernapas. Oleh karena itu, tanaman keladi harus dijauhkan dari jangkauan anak – anak.

Leave a Reply