Dried Flowers
Dried Flowers

Dried flowers adalah bunga yang diawetkan dengan cara menghilangkan kandungan air ada bunga. Pengawetan bunga ini dilakukan untuk mempertahankan bentuk bunga seperti aslinya. Namun tentu saja dried flowers sudah tidak memiliki bau atau aroma khas dari sebuah bunga. Sering kali kita merasa sayang jika bunga di taman atau di buket menjadi layu dan akhirnya harus dipangkas lalu dibuang begitu saja. Untuk mempertahankan kecantikan bunga tersebut kita dapat menjadikannya dried flowers.

1. Beberapa cara melakukan dried flowers

Dried flowers bisa didapat dengan melakukan berbagai cara, berikut cara yang tepat untuk membiat dried flowers:

  • Menggantung bunga
Menggantung Bunga
Menggantung Bunga

Cara membuat dried flowers dengan menggantung bunga adalah cara paling yang paling mudah dilakukan. Namun cara ini membutuhkan waktu yang lumayan lama. Bunga-bunga yang akan dikeringkan dipisahkan terlebih dahulu dari daunnya dengan cara dicabuti daunnya. Tidak perlu mencabut semua daun, sisakan daun yang berada dekat dengan kuntum bunga. Setelah itu kelompokkan bunga sesuai keinginan sebanyak 3 – 5 batang bunga. Ikat pangkal batang dengan tali lalu gantung bunga dengan posisi terbalik. Bunga harus berada dalam posisi terbalik sebab hal ini akan membuat bung tetap tegak lurus dan tidak layu saat kering nanti. Proses ini harus berlangsung selama kurang lebih satu bulan hingga bunga kering. Gantung bunga pada tempat yang sering terkena sinar matahari, seperti halaman depan rumah, teras rumah, balkon rumah, atau bahkan taman gantung yang ada di rooftop rumah. Setelah bunga mengering, segeralah semprotkan hairspray agar bunga tetap awet.

  • Menindih bunga

Menindih bunga juga dapat menjadikannya dried flowers. Cara ini hanya bisa dilakukan untuk bunga yang berukuran kecil seperti melati, lavender, dan lain-lain. Bunga harus ditata rapih bersaf diatas kertas koran lalu ditutup dengan kertas koran lagi. Setelah itu pilihlah buku paling tebal di rak buku, lalu tindihkan bunga dengan buku tebal tersebut. Proses mengeringkan bunga dengan cara ini lebih cepat dibandingkan cara sebelumnya. Hanya butuh sekitar satu minggu untuk mengeringkan bunga-bunga kecil ini.

  • Mengubur bunga di pasir

Cara ketiga adalah mengubur bunga dengan pasir. Alat-alat yang perlu disiapkan adalah kardus, pasir halus, dan garam. Isilah sebagian volume kardus dengan pasir dan beri garam beberapa sendok. Bunga yang akan dikeringkan diletakkan diatas pasir tersebut dengan jarak antar bunga. Tindih lagi bunga-bunga tersebut dengan pasir kembali tetapi tidak perlu sampai menutupi seluruh bagian bunga agar bunga tetap mendapat udara. Cara sederhana ini cukup lama untuk membuat bunga kering. Setelah lebih dari 20 hari, tepuk-tepuklah kardus agar pasir bagian atas bunga menyingkir sehingga bunga dapat diambil. Untuk membersihkan pasir yang masih menempel pada bunga, sikatlah dengan lembut menggunakan kuas kecil. Jangan lupa untuk menyemprotkan hairspray untuk membuat dried flowers lebih awet.

  • Meng-oven bunga

Meng-oven bunga untuk membuat dried flowers hanya bisa dilakukan dengan oven konveksi. Bunga-bunga yang akan di-oven disangkutkan dalam kawat halus. Proses di dalam oven dilakukan selama beberapa jam dalam suhu yang rendah, yakni hanya 38⁰C atau 100⁰F. Setelah selesai meng-oven, biarkan bunga-bunga ini kembali pada suhu normal atau suhu ruang. Tetap gunakan hairspray sebagai pengawet dried flowers.

2. Kelebihan dari dried flowers

Dried flowers dapat tetap dinikmati keindahannya lebih lama dari waktu seharusnya bunga hidup. Walaupun bunganya tetap nampak indah, namun serangga atau penyakit tidak akan datang pada dried flowers. Hal ini dikarenakan tidak ada lagi daya tarik apapun dari dried flowers. Kondisi asli pada bunga-bunga yang dikeringkan ini sebenarnya sudah mati dan tidak bisa ditanam lagi, hanya saja bentuknya masih sama seperti bentuk ketika bunga ini masih hidup.

Untuk membuat dried flowers, alat-alat yang diperlukan sangatlah mudah. Alat-alat tersebut dapat ditemui dengan mudah di rumah. Tidak seperti preserved flowers yang harus menggunakan bahan-bahan kimia untuk memperpanjang nilai estetika bunga.

3. Kekurangan dari dried flowers

Dried Flowers
Dried Flowers

Proses pengeringan membuat bunga menjadi mudah rapuh. dried flowers lebih cepat rusak dan rapuh akibat kelopak yang kering. Berbeda dengan preserved flowers yang diawetkan. Kadar airnya memang tetap hilang, tetapi preserved flowers tidak sekering dried flowers sehingga tidak mudah rapuh.

Untuk membuat dried flowers, waktu yang dibutuhkan relatif lebih lama. Dengan cara menggantung dan mengubur bunga, membutuhkan waktu lebih dari 2 minggu. Sedangkan dengan menindih bunga waktu yang butuhkan memang hanya perlu kurang lebih seminggu, tetapi tidak bisa dipraktikkan pada bunga besar. Dengan menggunakan oven, dried flowers bisa didapatkan dalam waktu yang cukup cepat, yakni kurang dari satu hari. Namun penggunaan oven dengan suhu rendah selama berjam-jam dapat membuat listrik lebih boros. Sangat jauh tidak efisien dibandingkan mengawetkan bunga dengan bahan-bahan kimia atau preserved flowers.

4. Penggunaan dried flowers

Dried Flowers
Dried Flowers

Tentu saja dried flowers dapat digunakan sebagai hiasan di rumah. Namun rasanya bosan sekali hanya menaruh bunga dalam vas dan memajangnya pada tiap ruangan. Bunga di dalam vas sebaiknya adalah bunga baru yang masih segar dan hidup agar aromanya dapat tetap menyebar dan terasa lebih natural. Sementara dried flowers lebih cocok dijadikan hiasan lain.

Dried flowers cocok dijadikan wreath flowers untuk pintu rumah seperti pada hari Natal di Eropa. Caranya cukup mudah, cukup dengan membuat lingkaran dari rotan. Ukurannya dapat disesuaikan dengan keinginan masing-masing. Setelah rotan dirangkai hingga menjadi lingkaran sempurna, rangkailah dried flowers pada rotan tersebut. Jika sulit untuk merangkainya, gunakanlah lem agar batang-batang bunga dapat menempel erat pada rotan. Hiasan ini dapat gantung di pintu yang tentunya akan mempercantik tampilan rumah bagian depan.

Dried flowers juga dapat dijadikan hiasan kamar untuk menambah estetika. Jika cara yang digunakan untuk mengeringkan bunga adalah dengan menggantung bunga, maka tidak perlu repot melepas ikatan pada bunga. Cukup gunakan masking tape bermotif atau polos untuk membuatnya menjadi hiasan. Satu kelompok dried flowers dapat ditempel di tembok kamar menggunakan masking tape. Dried flowers bisa diposisikan pada beberapa tempat di tembok kamar. Pada tembok utama, dried flowers dapat digantung secara menyilang dan terbalik agar berbeda dengan yang lain.

Dried flowers tentunya sudah tidak memiliki aroma apapun, sehingga tidak mungkin menjadikannya pengharum ruangan yang alami. Namun dried flowers dapat membantu kita menutupi pengharum ruangan otomatis. dried flowers hanya perlu ditempelkan dengan lem pada sisi-sisi pengharum ruangan otomatis. Tentunya, jangan sampai bunga menutupi mulut penyemrotnya. Setelah sisi-sisi luar pengharum ruangan otomatis ini tertutup dengan dried flowers, letakkan pada bagian yang rumah yang diinginkan. Cara ini akan memberi kesan bahwa harum yang ada pada ruangan adalah aroma alami dari bunga-bunga tersebut.

Share:

Leave a Reply