Fakta Pohon Akasia : Arti, Klasifikasi, Manfaat dan Harganya

Fakta Pohon Akasia
Fakta Pohon Akasia

Akasia adalah jenis tumbuhan yang tergolong kedalam genus semak-semak, dengan subfamily mimosoideae dan familinya adalah Fabaceae. Pohon akasia pertama kali ditemukan di daerah Afrika. Penemuannya dilakukan oleh seorang ahli botani asal Swedia yaitu Carl Linnaeus pada tahun 1773. Di daerah Australia, pohon akasia memiliki karakteristik berbeda jika dibandingkan dengan akasia di luar Australia. Mayoritas pohon ini di Australia tidak ditumbuhi duri, sedangkan akasia di luar Australia ditemukan duri yang menempel pada tumbuhan akasia. 

Akasia adalah nama umum yang disematkan oleh masyarakat umum pada pohon berduri ini. Sedangkan nama ilmiah untuk pohon akasia pertama kali diberikan oleh seorang ahli botani asal Yunani yaiu Pedanius Dioscorides. Nama tersebut berasal dari bahasa Yunani yang diambil dari karakteristik tumbuhan akasia yang berduri. 

Pohon akasia termasuk kedalam jenis tumbuhan polongan, dengan kandungan getah, serta pada bagian daunnya terdapat kandungan tannin dengan jumlah yang besar. Karena karakteristik yang dimilikinya, akasia dikenal sebagi pohon berduri atau didalam bahasa inggris dinamai dengan whistling thorns atau duri bersiul, selain itu juga dikenal dengan  yellow fever acacia atau wattles yaitu akasia demam kuning. Nama lain dari pohon akasia adalah umbrella acacias atau akasia paying. 

Pohon tersebut dilabeli beragam nama di Indonesia, seperti pada daerah Seram, akasia dikenal sebagai mangga hutan, tongke hutan. Sedangkan di Maluku diberi nama nak, masyarakat Aru memanggilnya dengan nama raj dan jerri di daerah Irian Jaya. 

Baca Juga : Manfaat Pohon Beringin yang Dianggap Angker

Apa itu Arti Pohon Akasia?

Arti Pohon Akasia
Arti Pohon Akasia

Pohon akasia dikenal dengan mudah dari karakteristik yang dimilikinya. Akasia bisa tumbuh dengan baik dengan ketinggian rata-rata mencapai 30 meter. Akasia termasuk kedalam jenis pohon yang memiliki batang bebas dengan percabangan yang lurus dengan panjangnya tidak melebihi setengah total tinggi pohon. Pohon muda memiliki kulit batang yang tidak bertekstur dengan warna kehijauan. Setalah tumbuh selama 2 sampai 3 tahun, akan timbul celah pada kulit pohon. Akasia tua memiliki kulit batang yang bertekstur kasar, keras, dan warnanya yang berubah menjadi cokelat ataupun cokelat tua.

Pohon akasia memiliki bunga yang menyampaikan pesan hangat. Bunga akasia mengisyaratkan perasaan cinta terpendam dan juga keindahan. Bunga ini menjadi pilihan yang tepat untuk mengungkapakn perasaan yang selama ini tidak berani Kamu ungkapkan. Kamu yang gugup ketika menyatakan perasaan juga bisa memilih buket bunga akasia sebagai media komunikasi. 

Bagaimana Klasifikasi Pohon Akasia?

Klasifikasi Akasia
Klasifikasi Akasia

Pohon akasia diperkirakan memiliki 1.300 spesies pada tahun 2005 yang tersebar di seluruh dunia. Sebagian besar spesies ditemukan di benua Australia yaitu sekitar 960 dari total spesies yang ada. Sedangkan sisanya, bisa ditemui pada daerah beriklim tropis, hangat sampai sedang di semua benudia di dunia. 

Akasia pertama kali diperkenalkan di wilayah Indonesia pada tahun 1960-an.  Pohon akasia menjadi salah satu jenis pohon yang digunakan dalam program reboisasi di Indonesia, tepatnya pada tahun 1970-an. Akasia memiliki keunggulan yaitu bisa tumbuh baik dalam waktu yang cepat, selain itu menghasilkan kayu dengan kualitas baik serta mampu beradaptasi dengan baik pada berbagai jenis tanah dan lingkungan.  Beberapa jenis pohon akasia yang bisa Kamu temui di Indonesia adalah:

  • Acacia Auriculiformis

Jenis akasia pertama ini dikenal sebagai akasa daun lebar yang berasal dari daerah selatan Papua dan juga tersebar di bagian utara Australia dan Papua Nugini. Acacia Auriculiformis sebagian besar ditemukan di daerah kering seperti savana, karena tanaman ini mampu bertahan pada media tanam yang kritis dan berbatu. Jenis akasia ini cocok dijadikan sebagai tanaman pionir untuk rehabilitasi lahan kritis karena mampu memfiksasi nitrogen bebas yang terdapat dapa tanah yang rusak. 

  • Acacia Leptocarpa

Akasia jenis ini sering kali ditemui pada hutan terbuka maupun tepian hutan hujan. Tanaman ini bisa hidup dengan baik walaupun berada di tanah yang kritis dan berbatu. Acacia Leptocarpa memiliki batang yang berbentuk silindris, dengan kulit kayu yang sangat kasar, beralur dalam dan pecah-pecah. Memiliki daun dengan semua sisinya melengkung dan menghasilkan buah yang termasuk kedalam tipe polong berbentuk berlekuk dengan warna cokelat. 

  • Acacia Crassicarpa

Acacia crassicarpa termasuk kedalam jenis pohon akasia yang memiliki ukuran pohon kecil atau sedang dengan tingginya mencapai 25 meter. Akasia jenis ini adalah tanaman endemic dari Australia. 

Acacia crassicarpa menjadi bahan baku dalam pembuatan pulpdan kertas, bahan kontruksi bangunan, mebel dan juga bahan baku pembuatan kapal. Pohonnya yang rindang dijadikan sebagai tanaman pelindung dan naungan, pelindung tanah dari erogi dan juga fiksasi nitrogen pada lahan rusak. 

Baca Juga : Jenis Pohon Pisang Bernilai Ekonomis

Apa saja Manfaat Pohon akasia?

Pohon akasia dikenal sebagai tumbuhan yang menghasilkan kayu dengan kualitas bagus. Selain berkualitas, pohon ini juga bermanfaat untuk kesehatan dan lingkungan. Beberapa manfaat yang bisa Kamu dapatkan dari pohon akasia adalah:

  • Bahan Campuran dalam Pembuatan Parfum 

Akasia menghasilkan aroma yang khas dan unik, aroma ini berasal dari daun tumbuhan akasia. Kelebihan ini dimanfaatkan oleh manusia untuk menghasilkan ekstrak daun akasia yang akan menjadi bahan campuran dalam pembuatan parfum.  Parfum yang dibuat dari campuran akasia memiliki wangi khas yang akan bertahan seharian. 

  • Membantu untuk Menstabilkan Kadar Gula Darah Tubuh

Penyakit diabetes yang diderita seseorang menghasurkan mereka untuk mengatur kadar gula didalam darahnya. Kamu bisa memanfaatkan pohon akasia dalam prosese tersebut. Daun akasia diketahui memiliki kandungan yang mampu mengontrol kadar gula darah didalam tubuh. Caranya adalah dengan mengambil 10 lembar daun akasia, kemudin dicuci bersih dan rebus daun bersama 5 gelas air. Hasil rebusannya bisa dikonsumsi 3 kali sehari untuk membantu menekan kadar gula darah. 

  • Astrigen

Pohon akasia memiliki kandungan tannin didalamnya yang bisa dimanfaatkan untuk astrigen. Astrigen adalah jenis zat yang membantu meningkatkan konstraksi pada jaringan biologis. Astrigen dimanfaatkan pada bidang kecantikan. 

  • Perabot rumah tangga

Pohon ini dapat menghasilkan kayu dengan kualitas baik, sehingga cocok dijadikan bahan utama pembuatan perabot rumah tangga seperti, meja, lemari dan juga kursi. Kayu pohon akasia memiliki tekstur yang kuat seperti pohon jati. 

  • Menghambat longsor

Selain bermanfaat untuk kesahatan manusia, pohon akasia juga berguna untuk mencegah terjadinya longsor pada daerah lereng dengan intensitas hujan tinggi. 

  • Peneduh Jalan
Akasia Sebagai Peneduh Jalan
Akasia Sebagai Peneduh Jalan

Penanaman pohon akasia dipinggir jalan, selain menjadikan wilayah sekitarnya rindang, pohon tersebut bisa dijadikan tempat untuk beristirahat dan berteduh ketika panas. Namun, Kamu juga harus berhati-hati jika melewati jalanan yang ditumbuhi pohon ini, karena akasia memiliki ranting pohon yang mudah patah. 

Jenis Pohon Akasia Mangium 

Jenis akasia ini berasal dari Papua Barat, Papua Nugini dan Maluku. Akasia jenis ini bisa tumbuh dengan baik pada berbagai jenis lingkungan. Namun, akasia ini tidak mampu beradaptasi dengan baik pada daerah dengan salinitas tinggi. Akasia Mangium Wild hidup dengan baik pada daerah yang beriklim tropis. 

Acacia Mangium Wild dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan pulp dan kertas, kayu gergaji, mebel, molding, vinir dan papan partikel. Ranting dan cabangnya digunakan sebagai bahan kayu bakar. Daun akasia bisa dijadikan pakan ternak, sedangkan pohonnya sering dijadikan tanaman peneduh dan penahan api. 

Berapa Harga Pohon Akasia?

Pohon akasia menjadi salah satu jenis tumbuhan yang memiliki nilai ekonomis, karena bermanfaat untuk membantu aktifitas produksi. Tidak mengherankan, jika pohon asoka menjadi salah satu komoditi yang diperjual belikan oleh masyarat Indonesia. Kamu bisa menemukan penjual pohon asoka secara langsung ataupun melalui saluran belanja online. Harga pohon hias asoka yang ditawarkan penjual di salah satu platform penjualan di Indonesia pada September 2021 adalah 10.000 rupiah per pohon. 

FlowerAdvisor, Toko Bunga Favorit Pilihan Kamu

 

Add a Comment