Liburan
Liburan

Hari libur adalah hari yang selalu ditunggu bagi para pelajar maupun pekerja. Di Indonesia selama sepekan akan ada 2 hari libur yakni sabtu dan minggu. Sabtu dan minggu adalah hari libur bagi instansi pendidikan dan pekerja. Namun, tidak semua bidang kerja memberikan hari sabtu dan minggu sebagai hari libur bagi karyawannya dan diganti dengan hari lainnya.

Hari libur tentunya ditunggu banyak orang karena merupakan waktu terluang dari 1 pekan yang dijalani setiap orang. Manusia menghabiskan 1/3 waktunya dalam sehari untuk bekerja atau belajar. Artinya dalam waktu 16 jam dalam sehari, manusia harus melakukan kegiatan lainnya seperti tidur selama 8 jam, rekreasi dan melakukan peran domestik sisanya. Maka hari libur akan sangat  berarti bagi manusia setidaknya untuk memperpanjang waktu rekreasi dan melakukan peran domestik. Inilah yang membuat hari sabtu dan minggu sering kali dinantikan kebanyakan orang.

Selain hari sabtu dan minggu, di Indonesia banyak sekali hari libur yang dilewati dalam satu tahun. Hari-hari libur ini banyak hadir akibat banyaknya perayaan keagamaan. Hari raya keagamaan tersebut antara lain adalah Hari Raya Nyepi, Hari Raya Natal, idul fitri, idul adha, kenaikan Isa Almasih, Maulid nabi, tahun baru Islam, hingga hari raya imlek. Berikut ini adalah hari libur yang paling banyak ditunggu oleh masyarakat Indonesia.

1. Libur tahun baru

Libur tahun baru sering ditunggu masyarakat Indonesia karena meriahnya perayaan pergantian tahun yang dirayakan di seluruh dunia. Meriahnya perayaan pergantian tahun biasanya diselenggarakan dengan menghitung mundur bersama-sama lalu menyalakan kembang api dan petasan. Libur tahun baru juga banyak yang menanti sebab bukan hanya beberapa orang yang merayakan, bukan hanya untuk golongan tertentu, dan bukan hanya untuk daerah tertentu, tetapi libur tahun baru dirayakan oleh seluruh orang di dunia.

Hari libur tahun baru adalah hari yang ditunggu bukan hanya di Indonesia, melainkan diberbagai belahan dunia. Tahun baru banyak diartikan sebagai hari di mana semua orang akan memulai lembaran baru pada perjalanan hidupnya. Biasanya dalam menyambut tahun yang baru, orang banyak membuat sebuah tujuan untuk tahun berikutnya. Tidak jarang resolusi-resolusi tersebut hanyalah keformalan belakan tanpa bukti nyata berbentuk revolusi diri. Untuk membuat tujuan tersebut berikut tips yang mungkin bisa membantu.

Tahun Baru
Tahun Baru
  • Menuliskan tujuan-tujuan yang akan dicapai beserta langkah-langkah yang harus dilakukan pada tahun yang baru di buku. Menuliskan hal-hal penting di dalam buku catatan sehari-hari dapat membuat kita mengingat dengan baik apa yang harus dan tidak boleh dilakukan demi mencapai resolusi tersebut.
  • Menjaga kesehatan dengan baik. Kesehatan adalah hal terpenting dalam pencapaian tujuan penting di tahun yang baru. Tanpa kesehatan yang baik, tujuan-tujuan tersebut tidak akan tercapai. Menjaga kesehatan sebenarnya sangat mudah cukup dengan minum air putih yang cukup, olahraga secara rutin, menjaga makan, dan mengkonsumsi vitamin.
  • Kembali menuliskan perubahan-perubahan kecil hingga besar dalam hidup. Jika yang terjadi adalah sebuah kemajuan maka tulislah pada bagian akhir kalimat-kalimat apresiasi terhadap diri sendiri. Namun, jika yang terjadi adalan sebuah kemajuan maka yang perbaikan langkah harus segera direncanakan dan dituliskan. Pada akhir catatan jangan lupa untuk memotivasi diri agar tetap semangat mencapai tujuan di tahun baru.
  • Meminta saran terkait langkah-langkah yang akan dilakukan dalam mencapai tujuan baru pada orang terpercaya. Orang terpercaya ini bisa jadi adalan orang tersayang atau terdekat, ahli atau profesional, dan orang berpengalaman. Hal ini juga bisa menjadi alat sebagai evaluasi diri. Namun hal ini hanyalah meminta saran, di mana tidak semua saran harus diikuti jika dirasa tidak efektif.
  • Mementingkan diri sendiri. Hal ini bukanlah sebuah keegoisan, melaikankan memprioritaskan diri sendiri. Jika dirasa memelukan ruang dan waktu untuk sejenak rehat, maka lakukanlah. Jangan memaksakan resolusi harus tercapai secepat mungkin, sebab waktu yang tepat adalah kita siap medapatkannya.

2. Libur Natal

Natal
Natal

Libur Natal adalah hari paling ditunggu umat kristiani di seluruh dunia. Hari Natal biasanya dirayakan bersama keluarga atau kerabat terdekat. Hal inilah yang paling spesial dari hari natal sebab semua orang akan menyempatkan diri untuk berkumpul dan merayakan natal bersama. Kehangatan dan damai suka cita pada hari libur natal adalah hal yang sering kali dirindukan oleh banyak orang.

Selain karena kehangatan keluarga saat merayakan hari libur natal, yang paling ditunggu oleh banyak orang hari libur natal berdekatan dengan libur tahun baru. Setelah libur natal, banyak orang melanjutkannya dengan berbahagia menyambut libur tahun baru. Sehingga libur natal biasanya bukan hanya satu hari melainkan satu minggu.

3. Libur semester

Libur semester berlangsung selama 2 minggu. Libur semester umumnya hadir pada pertengahan tahun seperti bulan Juni atau Juli, dan pada akhir tahun yakni bulan Desember menuju Januari. Dengan durasi yang cukup lama, tidak heran jika libur semester sering kali ditunggu pelajar. Terlebih lagi libur semester akan sangat membantu sebagai waktu kosong untuk beristirahat dan berrekreasi selepas ujian yang diselenggarakan sebelum libur semester.

Dibandingkan hari libur lainnya, libur semester adalah waktu paling optimal untuk melakukan perjalanan jauh untuk liburan beserta persiapannya. Selain melakukan liburan, pelajar atau mahasiswa biasanya menggunakan hari-hari libur semester untuk mengambil kelas pendek baik di dalam maupun di luar instansi pendidikan.

4. Libur lebaran

Hari Raya
Hari Raya

Libur pada hari lebaran banyak ditinggu umat muslim di Indonesia. Lebaran dalam satu tahun datang sebanyak dua kali. Meskipun tanggal merah di kalender dalam rangka memperingati hari lebaran hanya ada satu hari, tetapi biasanya libur lebaran diperpanjang selama beberapa hari. Tidak heran hal ini terjadi, sebab untuk merayakan hari raya dan berkumpul dalam kehangatan bersama sanak saudara terasa kurang jika hanya satu hari.

Libur lebaran yang datang sebanyak dua kali adalah lebaran Idul Adha dan lebaran Idul Fitri. Pada lebaran Idul Fitri, umat muslim biasanya telah menunaikan ibadah puasa selama sebulan, dan menyambut lebaran sebagai hari kemenangan dengan meriah. Sedangkan pada lebaran Idul Adha, umat muslim akan menyembelih beberapa jenis hewan lalu dibagikan pada lingkungan sekitar. Tentu saja euforia pada hari-hari libur ini selalu dirindukan.

5. Libur hari kemerdekaan

Libur hari kemerdekaan hanya ada satu hari dalam setahun namun kemeriahan dan euforianya selalu dirindukan oleh masyarakat Indonesia. Rasa penantian pada libur hari kemerdekaan ini dapat terlihat pada setiap daerah yang ada di Indonesia. Pada setiap rukun tetangga yang ada, akan dibentuk sebuah kepanitiaan untuk memeriahkan hari kemerdekaan dengan membuat berbagai macam acara. Di berbagai daerah biasanya kepanitiaan tersebut untuk mengorganisir acara perlombaan yang dibuat untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Setelah libur hari kemerdekaan ini berlangsung, kreatifitas masyarakat Indonesia banyak bermunculan pada video-video viral di internet berisi berbagai lomba yang berbeda dari biasanya.

Share:

Leave a Reply