Bunga Begonia Keong
Bunga Begonia Keong

Begonia adalah sebuah genus tanaman yang mana masih memiliki banyak cabang jenis begonia termasuk jenis begonia keong. Nama begonia diberikan oleh Charles Plumier, seorang botani asal Prancis. Charles Plumier menggunakan nama begonia sebagai penghormatan untuk gurbernur Hiati yang saat itu adalah daerah koloni Prancis, yaitu Michel Begon. 

Begonia pada awalnya banyak ditemukan di daerah tropis seperti Amerika selatan dan Amerika tengah. Namun, begonia juga ternyata dapat di temukan di daerah lain seperti Afrika dan Asia Selatan. Begonia setelah diberik nama kemudian diadopsi oleh Linnaeus 

Sama seperti beberapa tanaman lainnya, begonia kemudian memiliki kepopuleran yang seketika saat pandemi melanda. Tanaman begonia pada 2021 bahkan mampu menyaingi aglonema yang menjadi favorit pencinta tanaman hias sepanjang masa. 

Tentu saja berbagai jenis bunga begonia yang belum banyak diketahui khalayak menjadi terkenal. Hal ini juga lah yang membuat begonia kemudian memiliki harga tinggi.

Klasifikasi Bunga begonia keong

Klasifikasi Bunga Begonia Keong
Klasifikasi Bunga Begonia Keong

Bunga begonia keong juga dikenal begonia rex. Bunga begonia keong memiliki motif daun yang sangat unik, melingkar membentuk spiral seperti cangkang keong. Hal inilah yang menyebabkan Namanya menjadi begonia keong. 

Tidak seperti begonia lainnya, begonia rex memiliki ukuran daun yang relatif lebih kecil. Warna daunnya juga berbeda dari bunga begonia keong jenis lainnya. Biasanya begonia keong memiliki kombinasi warna ungu, silver, merah, pink, coklat, dan hijau. 

Bunga begonia keong hanya memiliki ukuran 25cm. Namun,  perawatan yang baik pada tanaman ini akan menghasilkan tinggi hingga 40cm. Karena ukurannya yang tidak terlalu besar, bunga ini mudah untuk ditempatkan. Tentu saja cocok sebagai tanaman hias rumahan.

Fakta menarik dan penting untuk diketahui dari bunga begonia keong adalah tanaman ini beracun, sehingga usahakan untuk menempatkannya pada posisi yang sulit dijangkau anak-anak dan hewan peliharaan. 

Baca Juga : Arti Mimpi Menanam Bunga

Cara Merawat Bunga Begonia Keong 

Cara Merawat Bunga Begonia Keong
Cara Merawat Bunga Begonia Keong

Merawat bunga begonia keong di rumah sebenarnya tidaklah sulit, ikuti langkah berikut ini: 

  • Media tanam

 Media tanam yang terbaik untuk begonia keong adalah tanah gembur yang subur. Jangan berikan tanah basah untuk menanam bunga begonia keong. Tanah dengan ciri tersebut memiliki tingkat resapan yang tinggi sehingga ketika menyiram tanaman tidak perlu khawatir air tergenang. 

Bunga begonia rentan mengalami akar yang membusuk. Tanah yang terlalu lembab akan membuat akarnya membusuk. Sehingga untuk mencegah hal tersebut, pastikan drainase pada media tanam menyerap dengan baik. 

  • Sinar matahari 

Di habitat aslinya, begonia tumbuh di bawah naungan pohon. Begonia memerlukan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhannya. Sebaiknya letakan ditempat teduh dan terang untuk pertumbuhannya yang baik, seperti pada teras rumah

Menggunakan bunga begonia keong sebagai tanaman hias indoor adalah ide yang bagus. Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah letak bunga ini harus tetap tersinari matahari. Jangan menaruhnya pada tempat gelap. Tepi jendela adalah tampat yang cocok untuk begonia keong. 

  • Kelembaban

Bunga begonia keong berasal dari Brazil, yang mana daerah ini adalah daerah tropis. Namun, bunga ini dapat beradaptasi pada daerah subtropics. Begonia keong menyukai daerah yang hangat dan sejuk. 

Suhu ideal bagi bunga begonia keong adalah 18⁰C – 26⁰C. Tanaman ini tetap bisa beradaptasi pada suhu yang lebih rendah hingga 12⁰C  dan yang tertinggi hingga 35⁰C. Namun, suhu yang tidak semestinya itu akan membuat bunga ini berjuang lebih untuk bertahan hidup, sehingga perawatan yang diperlukan juga lebih. 

  • Penyiraman 

Penyiraman harus lebih sering dilakukan ketika musim kemarau. Musim kemarau adalah masa pertumbuhan terbaik untuk bunga begonia keong. Ketika tanah mulai kering, penyiraman harus langsung dilakukan 

Saat musim hujan, penyiraman tidak perlu dilakuakan terlalu sering. Begonia dapat bertahan dengan sendirinya pada musim hujan. Meskipun begitu, pengecekan untuk memastikan tanah tetap sesuai dengan keinginan tanaman ini tetap harus dilakukan. 

Penyiraman harus dilakukan pada bagian tanah langsung. Jangan menyiram tanaman ini dari atas atau pada bagian daun. Daun begonia keong rentan tumbuh jamur dan noda kehitaman jika dalam keadan basah. 

  • Pemupukan 

Selain penyiraman rutin, musim kemarau juga waktu terbak untuk pemupukan. Lakukan pemupukan pada musim kemarau karena waktu tersebut adalah waktu di mana begonia bertumbuh. Sedangkan pada musim hujan, pemupukan tidak perlu dilakukan. 

Pemupukan terbaik dapat dilakukan sebulan sekali. Berikankan pupuk yang menunjang pertumbuhan daun dengan baik. Hal ini disebabkan karena daun begonia adalah bagian paling bernilai pada tanaman ini. Daun begonia keong adalah letak paling istimewa dari  tanaman ini. 

  • Pemangkasan

Pemangkasan bunga begonia keong perlu dilakukan secara rutin. Pemangkasan berfungsi untuk menghindari tanaman dari tampilan yang kurang menarik.  Daun-daun yang mulai menua sebaiknya segera dipangkas. 

Selain itu, daun-daun yang terserang penyakit seperti jamur, bercak hitam, perubahan warna, dan kerusakan lainnnya sebaiknya secepatnya dipangkas. Hal ini dilakukan untuk menghindari penularan pada daun lainnya. Pemangkasan juga berfungsi membentuk tanaman menjadi seperti yang diinginkan. 

Cara memperbanyak bunga keong

Cara Memperbanyak Bunga Begonia Keong
Cara Memperbanyak Bunga Begonia Keong

Bunga keong dapat diperbanyak dengan 2 cara terbaik. Stek daun dan stek batang adalah cara terbaik untuk memperbanyak bunga keong ini. Berikut cara melakukan stek pada bunga keong. 

  • Stek daun

Stek daun adalah cara termudah untuk menggandakan bunga rex begonia. Hal yang perlu dilakukan pertama kali adalah memilik daun yang terbaik dan tersehat dari tanaman begonia yang ada. Daun akan dipotong dan pemotongan harus dilakukan pada bagian urat yang besar. 

Tahapan kedua adalah menyiapkan media tanam. Media tanam sebaiknya disamakan dengan tanaman begonia sebelumnya. 

Tahapan ketiga adalah menanam daun pada media tanam tadi. Daun munkin akan roboh saat ditanam. Gunakanlah kerikil untuk menahan daun agar tetap tegak pada tanah. 

Tahapan ke empat adalah menyiram daun dengan baik. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur. 

Setalah berumur 6 minggu, tahapan kelima dapat dilakukan. Pada usia tersebut dan tinggi tanaman yang sudah lebih dari 10cm, tanaman sudah dapat dipindahkan ke dalam pot yang lebih besar. 

Tahapan keenam adalah merawat bunga keong dengan baik seperti yang telah dijelaskan. 

  • Stek batang 

Pertama, pilihlah batang dengan tinggi yang cukup. Batang terbaik di antara 10cm – 15cm dan memiliki daun. Potonglah beberapa batang sesuai kebutuhan.

Kedua, jangan terlalu banyak memotong batang karena tanaman begonia bisa saja kehabisan batang. 

Ketiga, gunakan wadah seperti gelas atau toples untuk diisi dengan batang begonia. Jangan lupa untuk mengisi wadah tersebut dengan air telebih dahulu. 

Keempat, tunggulah beberapa minggu hingga batang begonia mengeluarkan akar.

Kelima, siapkan media tanam untuk menanam tanaman begonia yang baru. 

Keenam, akar-akar yang sudah tumbuh dan cukup kuat akan dipindahkan ke dalam pot berisi media tanam untuk ditanam. 

Ketujuh, tanaman ini akan bertunas pada usia 4 – 8 minggu setelah pemindahan dilakukan.

Kesimpulan

Bunga Begonia Keong Sering Digunakan sebagai tanaman hias di masa pandemi ini, cara perawatannya pun cukup mudah seperti pada artikel diatas. Nah buat kamu yang sedang mencari Toko Bunga, Yuk kalian bisa kunjungi www.floweradvisor.co.id sebagai toko bunga terpercaya di Indonesia

 

Share:

Leave a Reply