Beberapa Hal yang Harus Kamu Ketahui tentang Kue Ulang Tahun dalam Perayaan Ulang Tahun

Ulang tahun menjadi hari yang dinantikan setiap tahunnya. Perayaan yang dilakukan bertepatan dengan hari kelahiran diikuti dengan sejuta pengharapan untuk kehidupan yang lebih baik. Perayaan ulang tahun dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas kesempatan hidup yang didapatkan sampai usia tersebut. Perayaan dilakukan bersama dengan orang – orang terkasih.

Kue Ulang Tahun
Kue Ulang Tahun

Perayaan ulang tahun tidak lengkap tanpa upacara tiup lilin dan potong kue. Keberadaan kue ulang tahun adalah suatu keharusan dalam perayaan ulang tahun. Terdapat sejarah panjang pada perayaan ulang tahun, diantaranya adalah:

1. Perayaan Ulang Tahun Firaun

Perayaan ulang tahun pertama kali menurut ahli kitab dilakukan sekitar 3000 SM. Perayaan ini bukan menandakan perayaan pada kelahiran seseorang ke bumi. Perayaan dilakukan pada hari dimana Firaun sebagai dewa. Pada zaman Mesir Kuno ketika Firauan dimahkotai, mereka dianggap telah beruabah menjadi dewa. Hari tersebut menjadi momen penting dalam hidup mereka. Perayaan diadakan pada hari tersebut karena dinilai lebih penting dibandingkan hari kelahiran mereka ke dunia.

2. Tradisi Penggunaan Kue dan Lilin dalam Perayaan

Perayaan Ulang Tahun
Perayaan Ulang Tahun

Kehadiran kue dan lilin sebagai pelengkap dalam sebuah perayaan bermula dari tradisi bangsa Yunani. Pada zaman dahulu orang – orang Yunani banyak melakukan pengorbanan dan persembahan kepada dewa – dewa mereka. Salah satunya adalah persembahan untuk dewi bulan yaitu Artemis.

Dalam perayaannya bangsa Yunani mempersembahkan kue berbentuk bulan yang dilengkapi dengan lilin yang menyala. Lilin tersebut mengisyaratkan seperti cahaya bulan yang indah dan bersinar yang selalu dirasakan oleh Dewi Artemis. Lilin juga diyakini sebagai pengirim sinyal atau doa. Orang – orang Yunani meyakini jika meniup lilin dalam perayaan maka harapan yang diinginkan akan tersampaikan kepada para dewa.

3. Perayaan Ulang Tahun sebagai Ritual yang Dilakukan untuk Melindungi Diri dari Roh Jahat

Masyarakat Yunani mempercayai jika hari – hari perubahan besar seperti hari kelahiran, akan diikuti dengan kehadiran roh jahat. Cahaya dari lilin yang dinyalakan, diharapkan mampu mengusir roh jahat atau kegelapan yang datang pada hari itu. Perayaan ulang tahun dengan menggunakan lilin seolah – olah menjadi tameng atau bentuk perlindungan untuk orang yang tengah berulang tahun.

Selain lilin, keberadaan teman, keluarga dan orang terkasih dalam perayaan ulang tahun akan melindungi orang yang berulang tahun dari bahaya dengan sorakan dan harapan baik yang diucapkan. Pesta ulang tahun identik suasana yang ceria, pemberian hadiah akan semakin menghangatkan suasana.

Keceriaan akan membantu mengusir roh jahat. Selain itu, kebisingan yang terjadi didalam pesta diyakini bisa menakut – nakuti kejahatan yang datang mendekat.

4. Perayaan Ulang Tahun Mulanya Hanya untuk Kaum Lelaki

Pada awalnya perayaan ulang tahun hanya bisa dilakukan oleh para raja dan bangsawan, masyarakat biasa tidak melakukan perayaan pada hari ulang tahun. Bangsa Romawi menjadi yang pertama melakukan perayaan ulang tahun untuk masyarakat biasa. Mereka bisa melakukan perayaan bersama keluarga dan teman terdekatnya. Dalam perayaan bangsa Yunani juga mulai dikenal tradisi memberi kado. Walaupun bisa dirayakan oleh masyarakat biasa, perayaan ulang tahun hanya bisa dilakukan untuk kaum lelaki.

Pada masa tersebut juga terdapat tradisi dimana orang Romawi yang sudah berusia 50 tahun akan mendapatkan kue khusus yang dipanggang dengan tepung terigu, minyak zaitun, keju parut dan madu. Perayan ini dikhususkan hanya untuk kaum lelaki, yang berlangsung sampai sekitar abad ke- 12.

5. Perayaan Ulang Tahun Mulai Dirayakan Setelah Kalender Ditemukan

Kalender
Kalender

Pada awal mulanya masyarakat menandai perubahan waktu dengan mengandalkan bulan, matahari, atau peristiwa penting lainnya. Hal ini membuat masyarakat kesulitan menentukan hari kelahiran sesesorang dengan tepat. Seiring berjalannya waktu, mereka mulai memperhatikan siklus bulan dan jua perubahan musim, sampai ditemukannya kalender. Sejak penemuan kalender maka masyarakat bisa melakukan perayaan pada hari jadinya dengan tepat.

Pada abad ke -18 tradisi perayaan ulang tahun sudah menyebar hampir ke seluruh dunia bahkan sampai ke daratan China. Kehadiran kue yang dikhususkan dalam momen perayaan ulang tahun pertama kali dilakukan di negara German. Awal mulanya dilakukan dengan tujuan utnuk membuat suasana ulang tahun menjadi lebih menyenangkan dalam acara perayaan ulang tahun untuk anak – anak. Pada mulanya kue ulang tahun berbentuk roti yang ditambahkan lilin – lilin diatasnya.

6. Kue Ulang Tahun yang Cantik dan Manis Dikhususkan untuk Kaum Bangsawan dan Orang Kaya

Tepatnya pada masa revolusi industri, kue ulang tahun mengalami perubahan bentuk dan rasa, kue dibuat dengan tampilan yang lebih cantik dengan rasa yang manis, yang menjadi harapan untuk kehidupan yang lebih manis pada tahun berikutnya. Kue ini tidak bisa dinikmati dan digunakan untuk seluruh perayaan ulang tahun. Hanya keluarga kaya yang mampu membeli dan mengahdirkan jenis kue ulang tahun ini. Namun, seiring perubahan waktu, semua kalangan masyarakat bisa membeli dan memiliki kue ulang tahun ini, sehingga tradisi ini menyebar keseluruh dunia. Sampai sekarang, dalam setiap perayaan ulang tahun akan ditemui kue ulang tahun yang cantik dan manis, tidak terbatas hanya pada keluarga kaya.

7. Lagu “Happy Birthady to You” pada Mulanya Bukanlah Lagu Ulang Tahun

Lagu “Happy Birthday to You” yang ditemukan dalam buku lagu yang dikeluarkan oleh Rober Coleman pada tahun 1924 merupakan remake dari lagu yang ditulis oleh Patty Hill dan Mildred J pada thun 1893. Pada mulanya lagu tersebut berjudul “Good Morning” untuk dinyanyikan oleh siswa – siswa di seluruh dunia. Setelah menyebar dan sampai di Amerika, lagu ini diremake menjadi berbagai versi dan yang paling sering kita dengar adalah versi “Happy Birthday to You”.

Perayaan ulang tahun tidak lengkap tanpa adanya kue dan lilin ulang tahun, berikut beberapa jenis kue yang sering kita temui dalam perayaan ulang tahun :

  • Blackforest

Merupakan jenis kue yang berasal dari negara Jerman. Kue ini dibuat menggunakan tepung terigu, telur, margarine dan cokelat bubuk yang menghasilkan kue ulang tahun bewarna cokelat gelap. Kue ini memiliki ciri khas yaitu penggunaan krim segar, serutan cokelat hitam dan manisan ceri sebagai toppingnya. Penamaan blackforest dikarenakan parutan cokelat hitam yang menutupi kue ini. Kue ini termasuk kedalam jenis kue klasik yang banyak disukai dan menjadi kue ulang tahun favorite.

  • Opera Cake

Kue ini sudah ada sejak abad ke- 16. Opera Cake atau kue lapis yang berasal dari negara Perancis. Termasuk kedalam jenis sponge cake yang diberi berlayer lapisan ganache yang terbuat dari campuran kopi dan cokelat. Pada bagian atas opera cake diberikan siraman cokelat leleh yang membuat tampilan kue ini semakin menarik. Opera cake mempunyai tekstur yang agak basah dengan aroma kopi yang sangat wangi.

  • Cheese Cake
Cheesecake
Cheesecake

Cheese cake pertama kali dibuat oleh masyarakat Yunani namun lebih populer di negara Jepang. Kue ini memiliki tekstur yang lembut dan lumer saat dimakan. Bahan utama dari kue ini adalah keju krim, keju mascarpone dan keju ricotta yang dicampur dengan susu dan telur yang dipanggang hingga matang. Pada bagian bawahnya diberikan remahan roti dan kacang. Sedangkan pada bagian atasnya diberi hiasan gelatin dan aneka buah segar.

Add a Comment