Jamu Untuk Kesehatan Tubuh
Jamu Untuk Kesehatan Tubuh

Kemunculan Corona virus disease atau yang dikenal dengan covid-19 pada akhir tahun 2019 di Wuhan China, menjadi isu yang menggemparkan dunia. Kemunculan virus ini menjadi momok menakutkan bagi seluruh masyarakat di dunia, hal ini dikarenakan termasuk kedalam jenis virus baru dan tingkat penularannya sangat cepat. Infeksi covid-19 menular melalui droplet penderita, hal ini yang menyebabkan penyebaran virus ini terjadi secara massive dalam waktu yang cepat. Salah satu berita yang beredar adalah untuk mencegah tertularnya covid bisa dengan meminum jamu, benarkah manfaat konsumsi jamu bisa membuat kita lebih kebal dari virus ini?

Situasi Covid-19

Penyebaran virus covid-19 tidak hanya terjadi di wilayah Wuhan saja, saat sekarang ini kasus covid-19 sudah tercatat ditemukan diberbagai wilayah negara di dunia. Hal ini mendorong World Health Organization selaku Lembaga kesehatan dunia menyatakan bahwa peristiwa covid-19 menjadi pandemic global. 

Penemuan infeksi kasus covid-19 juga ditemukan di wilayah Indoneisa. Tercatat kasus covid-19 pertama kali terkonfirmasi di Indonesia pada bulan Februari 2019. Penemuan kasus ini menyebabkan Indonesia menjadi salah satu negara yang terinfeksi virus corona. Berbagai upaya dilakukan oleh pemerintah dan masyarkat untuk bisa hidup dan bertahan ditengah kondisi pandemi.

Kemunculan virus corona membuat perubahan besar dalam tatanan kehidupan masyarkat Indonesia. Masyarakat harus membiasakan diri untuk bisa hidup dengan tatanan kehidupan baru atau yang dikenal dengan new normal. Keberadaan virus corona memaksa masyarakat untuk menggunakan masker ketika berada di luar rumah dan melakukan aktivitas sehari-hari. Selain itu, masyarakat juga harus membatasi aktiivtas meraka di luar rumah dan menghindari untuk berkerumun. 

Pemerintah menggalakkan Gerakan 3M untuk menghadapi kondisi new normal saat sekarang ini. Gerakan 3M tersebut adalah Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Menghindari kerumunan. Diyakini bahwa menjaga daya tahan tubuh bisa mengurangi risiko terpapar covid-19. Peningkatan daya tahan tubuh harus diupayakan oleh masyarakat agar mampu bertahan dan menjalani kehidupan new normal dengan baik. 

Baca Juga : Manfaat Mengkonsumsi Vitamin D

Manfaat Konsumsi Jamu

Manfaat Konsumsi Jamu
Manfaat Konsumsi Jamu

Selama masa pandemic terdapat isu yang berkembang ditengah masyarakat jika mengkonsumsi jamu bisa meningkatkan daya tahan tubuh orang yang meminumnya. Jamu merupakan nama yang disematkan pada obat tradisional di Indonesia. Pada akhir-akhir ini jamu lebih dikenal sebagai herba atau herbal. 

Proses pembuatan jamu menggunakan berbagai bahan-bahan alami yaitu bagian dari tumbuhan herbal di Indoneisa seperti rimpang atau akar-akaran, daun-daunan, kulit batang tumbuhan serta buahnya. Selain dari tumbuhan, olahan jamu di Indonesia juga menggunakan bahan dari tubuh binatang seperti empedu kambing, empedu ular, atau tangkur buaya. Bahan utama lainnya yang sering digunakan dalam proses pembuatan olahan jamu adalah kuning telur ayam kampung. Penggunaannya sering Kita temui pada olahan jamu yang dijual pada jamu gendong. 

Jamu memiliki rasa khas yang pahit, sehingga ketika mengkonsumsi jamu sebagian besar masyarakat menambahkan madu untuk menghilangkan rasa pahit dari olahan jamu tersebut. Selain ditambahkan dengan madu, tidak jarang orang-orang juga menggunakan anggur sebagai bahan pelengkap untuk menghilangkan rasa pahit yang dihasilkan oleh madu. Penambahan anggur pada olahan jamu juga berfungsi untuk menghangatkan tubuh orang yang meminumnya.  Sentral penjualan jamu tradisional di Indoneisa adalah Kabupaten Sukoharjo yang berada di Provinsi Jawa Tengah.

Baca Juga : Semua Tentang Pisang Cavendish

Jenis Racikan Jamu Untuk Menjaga Tubuh

Racikan Jamu Yang Sering Ditemukan
Racikan Jamu Yang Sering Ditemukan

Sebagian besar masyarakat Indonesia menganggap mengkonsumsi jamu tidak menimbulkan efek samping yang memperburuk kondisi kesehatan, serta dinilai tidak beracun. Beberapa jenis jamu yang ditawarkan oleh peracik dan penjual jamu di Indonesia yaitu:

Jamu beras kencur 

Jamu beras kencur diyakini bisa menghilangkan gejala pegal-pegal yang dirasakan oleh tubuh dan sebagai tonikom atau ramuan yang akan megembalikan kesegaran tubuh setelah bkerja seharian. Selain itu, mengkonsumsi jamu beras kencur diyakini bisa meringankan gejala batuk yang dialami seseorang. Bahan utama yang digunakan peracik jamu dalam proses pembuatan jamu beras kencur adalah beras dan kencur. Bahan lainnya yang dicampurkan kedalam racikan jamu beras kencur adalah biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo, buah asam, kayu keningar, dan kunir. Untuk menambahkan rasa manis pada racikan jamu, penjual jamu menambahkan gula merah yang dicampur dengan gula putih. 

Jamu Cabe Puyeng

Kandungan zat besi pada jamu cabe puyeng dipercaya berkasiat untuk meningkatkan jumlah darah  merah yang sangat membantu para penderita anemia. Selain itu, olahan jamu satu ini dinilai jga mampu mengatasi cikalen, pegal dan linu di tubuh, terutama pada daerah pinggang. Sebagian lainnya berpendapat jika mengkonsumsi jamu ini mampu menghindari kesemutan, serta menghilangkan keluhan badan panas dingin atau demam. 

Bahan utama pembuatan jamu cabe puyeng adalah cabe jawa dan rimpang lempurang yang dicampur dengan adas, rimpang kunir, pulosari, keningar, asam kawak dan biji keedawung. Tambahan gula merah yang dicampur dengan gula putih yang dicampur dengan sedikit garam sebagai pemanis minuman. 

Jamu Kudu Laos

Jenis olahan jamu ini diyakini berkhasiat tuntuk menurunkan tekanan darah, selain itu juga dinilai mampu melancarkan peredaran darah, menghangatkan badan, membuat perut terasa lebih nyaman, meningkatkan nafsu makan, melancarkan haid serta menyegarkan tubuh. Jamu kudu laos dibuat menggunakan buah mengkudu, cabe jamu, asam kawak, kedawung, merica, garam, serta ditambahkan gula jawa dan gula pasair untuk menetralisir rasa pahit pada jamu. 

Jamu Kunyit (Kunir Asam) 

Jamu Kunyit Asem
Jamu Kunyit Asem

Jamu kunyit atau kunir asam berkhasiat untuk menyegarkan tubuh, menghindarkan tumbuh dari panas dalam atau sariawan, serta membuat perut terasa lebih dingin. Bahan utama pembuatan jamu kunyit ini adalah asam yang ditambahkan dengan kunyit, kemudian dicampur dengan sinom atau daun asam muda, temulawak, biji kedawung, serta air perasan buah jeruk nipis. 

Jamu pahitan 

Jenis jamu ini digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan kesehatan. Khasiat utama yang diyakini saat mengkonsumsi jamu pahitan adalah menghilangkan gatal-gatal dan kencing manis. Sedangkan sebagian lain dari penjual jamu, menilai jika jamu pahitan berguna untuk meningkatkan nafsu makan, menghilangkan bau badan, menurunkan kolesterol dalam darah,, mengatasi perut kembung, menghilangkan jerawat, pegal dan pusing. Jamu ini terbuat dari sambiloto, babakan pule, brotowali, doro putih dan widoro laut. Selain itu juga ditambahkan dengan adas dan bahan rimpang yang dipergunakan sebagai bumbu masakan.  

Fakta yang dicantumkan dalam Herbal Medicine: Biomolecular and Clinical Aspects menyimpulkan jika sudah sejak lama jahe dipercaya mempunyai kemampuan utnuk meredakan beberapa gejala penyakit seperti pilek, mual, radang sendi, migrain dan hipertensi. Juenal Ethnopharmacol (2013) juga menyatakan jika seduhan jahe segar mempunyai khasiat sebagai antivirus dan sifat antibakteri. Namun, pengujian tersebut dilakukan menggunakan jahe dengan kadar yang tinggi. Sedangkan ramuan jamu yang dikonsumsi oleh sebagian besar masyarkat Indonesia tidak dijelaskan kandungannyan. 

Pemanfaatan jamu untuk mengurangi risiko tertular covid-19 belum terkonfirmasi secara ilmiah. Jadi, untuk menjaga kesehatan tubuh masyarakat disarankan selain mengkonsumsi jamu, masyarakat harus tetap patuh dan menjalankan protocol kesehatan dengan baik, sehingga proses penularan virus corona bisa dikurangi. 

Baca Juga : Buah Yang Mengandung Vitamin C

 

 

Share:

Leave a Reply