Semua Tentang Bunga Alamanda
Semua Tentang Bunga Alamanda

Bunga alamanda mungkin masih sedikit asing di telinga masyarakat awam di Indonesia. Bunga ini biasanya disebut dengan bunga terompet emas. Sama seperti namanya, bunga ini pada dasarnya memang berbentuk seperti terompet. Ukuran bunganya 5 – 8cm. Umumnya bunga ini ditemukan berwarna kuning. Yuk kita ketahui bersama semua tentang bunga alamanda ini!

Tanaman bunga alamanda dapat mencapai tinggi hinggi 2 meter. Dengan batang berwarna hijau dan berubah menjadi coklat jika sudah menua. Bagian daun dari tanaman ini bertekstur kasar dan berukuran panjang. Panjangnya bisa mencapai 16cm. 

Bunga alamanda adalah jenis bunga yang tumbuh sepanjang tahun. Umumnya bunga ini bisa ditanam dengan biji. Namun, jika menginginkan perbanyakan tanaman stek batang adalah cara yang paling baik untuk bunga ini. Pertumbuhan bunga dan daunnya sangat cepat, sehingga untuk menjaganya tetap cantik harus rajin memangkasnya. 

Baca Juga : Semua Tentang Bunga Kenanga

Jenis-jenis bunga alamanda 

Bukan hanya satu jenis, bunga ini memiliki beberapa jenis lainnya yang juga tak kalah terkenal. 

 

  •  Alamanda kuning 
Jenis Alamanda Kuning
Jenis Alamanda Kuning

 

Alamanda jenis ini adalah jenis yang paling terkenal di dunia dan paling mudah ditemukan. Sama seperti namanya, bunganya berwarna kuning cerah. Tanaman ini termasuk tanaman hias yang banyak ditanam oleh masyarakat Brazil.

Bunga ini sepenuhnya berwarna kuning dan sedikit bercak putih di tenggorokan bunga. Bunga ini dapat tumbuh hingga setinggi 2meter dan merambat kesamping hingga 3meter. Karena bunga ini dijadikan tanaman hias di Brazil, biasanya penemapatannyapun disusun dengan batas atau pagar untuk membentuk  perambatannya

 

  • Alamanda ungu
Jenis Alamanda Ungu
Jenis Alamanda Ungu

 

Jenis yang satu ini adalah alamanda ungu yang sedikit sulit ditemukan di Indonesia. Mengingat iklim yang sama dengan negara asalnya, kemungkinan memang karena masyarakat Indonesia kurang tertarik dengan jenis yang satu ini. Di negara tropis bunga ini suka sekali mekar di musim panas. Berbeda dengan negara dengan empat musim, bunga ini akan mekar selama dua musim yaitu musim panas dan musim gugur.

Bunga alamanda ungu pada tenggorokannya berwarna merah anggur lalu bergradasi hingga ke ujung setiap kelopak mejadi warna merah mudah yang kalem. Berbeda dengan jenis kuning, jenis ini memiliki daun yang halus mengkilap. Ukuran daun dan bunganya sama. Selain itu, alamanda ungu juga tumbuh menjadi tanaman semak yang merambat. Untuk membuatnya tetap terlihat cantik dan tapih, sebaiknya lakukan pemangkasan. 

Baca Juga : Semua Tentang Bunga Wijaya Kusuma

 

  • Allamanda scottii 

 

Sedikit mirip dengan bunga alamanda kuning, jenis yang satu ini memanglah berwarna kuning. Namun, perbedaannya terdapat pada pohonnya. Batangnya tidak tumbuh sepanjang alamanda kuning asli. Selain itu, daunnya juga lebih kecil dari umumnya.

Tanaman ini suka sekali tumbuh di semak belukar. Selain itu, bunga ini juga sangat mencintai cahaya matahari dan tidak bisa hidup tanpa matahari atau musim yang dingin. Jenis yang satu ini tidak berbunga terlalu lama seperti alamanda kuning asli, hanya sepanjang musim panas. 

Bunga bush allamanda (nama lainnya) memiliki sedikit aksen garis oranye tua pada bagian tenggorokan bunga. Bunganya hanya tumbuh hingga 5cm.

 

  • Allamanda Polyantha

 

 Jenis yang satu ini juga dikenal dengan nama lain Allamanda-de-cerca. Sama seperti jenih lainnya, bunga ini juga berasal dari Brazil. Bunganya berwarna kuning agak memutih sehingga terlihat lebih pucat dari alamanda kuning biasa. Selain itu diameter kelopaknya lebih kecil dan trompetnya sedikit lebih ramping dan panjang.

Bunga ini mekar sepanjang tahun dengan syarat peletakan di bawah sinar matahari penuh. Tanah yang diperlukan juga harus tanah yang subur. Mereka tidak suka dengan udara dingin hingga beku.

Apa Arti dari Bunga Alamanda?

Di  dalam kamus besar Bahasa Indonesia, Alamanda sendiri berarti sebuah semak bergetah yang banyak dijadikan tanaman hias. Hal ini merajuk pada tempat  asal di mana bunga alamanda tumbuh. Bunga ini sebenarnya adalah tanaman semak bukanlah benar-benar tanaman hias. 

Bunga alamanda yang berwarna kuning memberi makna kebahagiaan. Sama seperti bunga kuning lainnya, bunga ini memberi makna sebuah hal yang membahagiakan. Namun, tetap saja beda bunga beda juga artinya.

Bunga alamanda berarti kebahagiaan yang dirasa saat seseorang tengah bernostalgia. Bunga ini hadir diantara kenangan-kenangan indah saat mengingat masa lalu. Bunga yang merambat ini cocok dijadikan bunga dekorasi saat acara reuni. 

Di mana ada bunga berwarna kuning, di situ ada arti persahabatan. Bunga trompet emas ini berarti sebuah perhatian mendalam dan tulus untuk seorang sahabat. 

Baca Juga : Arti Setiap Bunga

Manfaat dari Bunga Alamanda

Tanaman yang cantik ini ternyata tidak hanya memiliki manfaat keindahan. Tanaman ini juga mampu memberi manfaat lain untuk kesehatan. Pada daun tanaman alamanda, terdapat sebuah senyawa alkaloid sebagai agen detoksifikasi. Jika daunnya dibersihkan dan ditumbuk, akan mampu mengobati penyakit kulit seperti  kadas dan kurap. 

Daun alamandan yang dibersihkan dengan baik dan direbus untuk kemudian dikonsumsi ternyata dapat membantu manusia mengatasi disentri dan sembelit. Daunnya sangat cocok sebagai obat pencahar. Selain itu, ada juga yang memanfaatkannya menjadi obat penuruh panas dan juga meredakan keracunan makanan. 

Bunganya sendiri mengandung polifenol yang di mana senyawa tersebut dapat membantu manusia sebagai anti oksidan dari radikal bebas yang biasanya bersumber dari asap tokok dan polusi udara. Di samping itu, bunganya juga mengandung antibiotik yang mampu mengurangi pembemkakan pada limpa. Yang mana jika segera ditangani kemungkinan akan menjadi tumor.

Apakah bunga alamanda beracun?

Tidak semua hal selalu memiliki manfaat, beberapa juga tetap ada yang merugikan. Daun alamanda yang dipercaya sebagai obat pencahar, juga dapat merugikan jika dikonsumsi berlebihan. Mengkonsumsi daun alamanda terlalu banyak untuk obat pencarah malah akan membuat seseorang mengalami diare. 

Pada bagian batang dan kulit akarnya terdapat sebuah senyawa  plumericin dan isoplemuricin. Dua senyawa tersebut dapat membuat kulit manusia menjadi gatal hingga iritasi. Sebaiknya jangan biarkan anak kecil bermain terlalu dekat tanaman ini. Dikhawatirkan getahnya menempel pada kulit atau yang terburuk secara tidak sengaja termakan.

Habitat bunga alamanda

Habitat Asli Bunga Alamanda
Habitat Asli Bunga Alamanda

Bunga alamanda aslinya ditemukan di Amerika Tengah dan Selatan terutama Brazil. Tidak salah jika bunga ini dijadikan bunga endemik dari negara Brazil itu sendiri. Selain itu, tidak jarang masyarakat Brazil menghias pagar halaman mereka dengan menanam bunga ini. Bunga yang merambat ini sangat cantik menjalar bebas di pagar halaman. 

Bunga alamanda bukanlah bunga yang manja karena asalnya dari daerah tropis. Bunga ini bisa tumbuh diberbagai tempat dan terutama di negara tropis lainnya. Sehingga tidak sulit menemukan bunga alamanda di Indonesia. 

Di mana taman bunga alamanda? Untuk menikmati keindahan dan keharuman trompet emas ini dapat di nikmati di taman alamanda yang berlokasi di Jogja. Terdapat taman besar berisikan banyak bunga yang diperbolehkan menjadi tempat wisata yaitu Alamanda Jogja Garden. 

Taman tersebut berisikan berbagai bunga seperti lavender, mawar, petunia, celosia, dan kupu-kupu. Sangat jelas, dari namanya, bunga yang paling banyak mengisi taman ini adalah bunga alamanda.

Share:

Leave a Reply