Taman Rumah
Taman Rumah

Sepertiga waktu dari satu hari yang digunakan oleh manusia adalah tidur. Tidur merupakan cara istirahat yang paling sederhana dan umum dilakukan manusia. Sementara sepertiga lainnya digunakan untuk bekerja bagi orang dengan usia produktif. Hal itu berarti bahwa manusia mengahabiskan sepertiga waktu dalam hidupnya untuk bekerja dan hanya sepertiga sisanya dari bekerja dan istirahat digunakan untuk menikmati hasil kerja.

Bayangkan betapa padat dan singkatnya waktu tersebut. Pemanfaatan waktu untuk menikmati hasil kerja baiknya digunakan pula sebagai waktu untuk memulihkan kesehatan dengan cara yang sederhana. Beberapa sumber mengatakan, dengan cara sederhana manusia dapat mengembalikan kesegaran mata. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melihat sesuatu berwarna hijau. Ketika mengetahui informasi terserbut, hal yang terlintas pertama kali adalah alam.

Kemudian akan muncul pertanyaan, apakah kita sempat melakukan refreshing untuk melihat alam kecuali pada saat hari libur? Terlebih lagi bagi penduduk ibukota akan membutuhkan usaha yang lebih untuk dapat melakukannya, sebab di ibukota sulit sekali menemukan ruang hijau yang baik untuk kesehatan mata. Solusi sederhana untuk pertanyaan tersebut adalah dengan membuat taman rumah sendiri.

Taman rumah merupakan taman sederhana yang dapat dibuat dan didesain sendiri. Taman rumah bisa dibuat di depan rumah atau halaman belakang rumah yang cukup luas untuk didekorasi sebagai taman. Pada bangunan rumah modern, taman rumah minimalis cocok dibuat dihalaman depan rumah. Hal ini dapat mempermudah mata manusia dalam menyegarkan kembali kondisinya.

 

Manfaat Taman Rumah

Taman Rumah
Taman Rumah

Pada ilmu arsitektur taman berfungsi untuk menjaga kesenangan. Kesenangan bisa didapat sekaligus dengan kenyamanan, ketengangan, dan kesehatan dengan keberadaan taman. Menyediakan taman yang dibangun secara pribadi di area rumah juga bisa dikatakan sebagai penyumbangan oksigen untuk sekitar. Hal ini terjadi sebab di dalam taman rumah yang dibangun sudah pasti terdapat pohon atau tanaman. Tanaman-tanaman yang berada di taman rumah dapat menyerap karbondioksida yang setiap hari hadir akibat aktifitas manusia.  Tentu saja area rumah yang terdapat taman rumah mendapat oksigen yang lebih banyak.

Taman rumah memang terlihat sederhana dan hanya menonjolkan nilai estetika semata. Namun siapa yang tahu jika taman rumah sebenarnya berkontribusi dalam penyerapan air. Di daerah yang padat, akan terasa sulit menemukan daerah resapan yang benar-benar akan meresap air terutama air hujan. Drainase yang biasa ditemukan adalah lubang kecil berdiameter 3-5cm yang sengaja dibuat untuk menyerap air hujan sehingga dapat sedikit mencegah genangan air yang berat seperti banjir. Cara tersebut pada nyatanya memang kurang efektif, acapkali ditemukan sampah pada lubang-lubang drainase buatan tersebut. Taman rumah yang dibuat dengan usaha pribadi dinilai lebih efektif untuk daerah resapan air.

Taman rumah juga dapat menjadi sarana penyaluran hobi dan kreatifitas. Bagi pecinta tanaman mungkin taman rumah adalah tempat yang tepat untuk menyalurkan hobi baiknya. Taman rumah merupakan wadah bagi tanaman kecintaan yang akan dirawat dan dibesarkan. Selain penyaluran hobi taman rumah juga dapat menjadi sarana penyaluran kreatifitas. Sebagai taman yang secara pribadi dibuat untuk menyenangkan dan memanjakan diri sendiri, taman rumah tentunya akan didekorasi sesuai keinginan dan kesenangan hati. Proses mendekorasi taman rumah ini lah yang akan membantu meningkatkan dan menyalurkan kreatifitas. Proses ini juga dapat membantu memaksimalkan produktifitas. Penyaluran kreatifitas akan menstimulasi konsentrasi yang baik sehingga dapat melatih kefokusan dan memperkuat daya ingat.

 

Tanaman Yang Cocok Menghiasi Taman Minimalis

Taman Rumah
Taman Rumah

Untuk membuat taman rumah tentunya tidak akan memerlukan tanah yang luas. Taman rumah hanya memerlukan sekitar 3m×4m. Halaman depan atau belakang rumah cocok menjadi taman rumah minimalis yang akan mendukung manfaatnya. Taman rumah minimalis kurang terlihat nilai estetikanya jika ditanamkan tanaman yang tidak sesuai. Tanaman yang cocok untuk taman minimalis di rumah antara lain:

1. Sri Rejeki

Sri rejeki merupakan tanaman yang amat terkenal dan wajib di kalangan pecinta tanaman. Sri rejeki tidak pernah absen dari taman rumah yang indah. Keuntungan dari memelihara tanaman sri rejeki adalah warna yang hadir pada tanamannya. Dalam satu tanaman terdapat dua warna sekaligus yaitu merah dan hijau.

2. Bunga Kamboja

Bunga kamboja akan sangat bermanfaat untuk menambah nilai estetika. Warnanya yang putih yang akan menambahkan kesan alami pada taman depan rumah yang dibuat. Namun bunga kamboja sering kali berguguran, sehingga taman harus dibersihkan secara rutin dan lebih sering.

3. Monstera

Monstera bisa ditanam langsung di tanah dan juga bis ditanam di dalam pot. Nilai estetika yang diberikan tanaman monstera tidak perlu diragukan lagi. Tanaman monstera cocok untuk taman minimalis maupun taman dalam rumah. Yang penting diingat adalah montera merupakan tanaman beracun bagi hewan sehingga tanaman ini harus dijauhkan dari hewan peliharan di rumah.

4. Bunga Melati

Bunga melati adalah bunga yang tepat untuk taman minimalis depan rumah jika konsentrasi yang dicari adalah aroma yang sedap. Bunga melati dapat menghiasi rumah dan sekitar rumah dengan aroma yang sangat sedap jika tercium hidung. Tanaman ini akan membantu dalam memperbaiki aroma rumah jika di dekat rumah terdapat bau tidak sedap dari comberan.

5. Rumput 

Rumput adalah hal yang wajib ada untuk taman depan rumah dan taman belakang rumah. Kehadiran rumput hijau akan menyiratkan definisi taman bagi semua orang. Perawatan rumput baiknya dilakukan secara rutin sebab jika terlalu tinggi akan mengganggu taman.

 

Material Pendukung Taman Rumah

Taman Rumah
Taman Rumah

Taman minimalis tidak hanya memerlukan tanaman di dalamnya. Sebagai sarana penyaluran kreatifitas, mendekorasi taman rumah perlu dilakukan sebab diperlukan nilai estetika dan rekreasi dari sebuah taman walaupun hanya sekadar taman rumah atau taman minimalis. Di bawah adalah rekomendasi material pendukung untuk menghiasi taman rumah.

1. Cat Putih

Cat putih yang polos berfungsi sama dengan bunga kamboja di atas. Warna dinding putih akan cocok dengan jenis tanaman apapun yang akan hadir di taman rumah. Warna putih juga akan membuat taman lebih terang sehingga tanaman yang ada akan lebih mencolok warnanya.

2. Batu Kerikil 

Batu kerikil yang diatur dengan baik dapat menjadi alternatif jika dirasa enggan menginjak tanah dan rumput. Selain itu, baru kerikil juga dapat dijadikan daerah resapan yang baik. Batu kerikil juga dapat mempercantik transisi teras rumah dengan taman rumah.

3. Batu Koral

Batu koral akan sangat cocok digunakan pada taman rumah. Batu koral baiknya diletakkan di antara dinding dan tanah. Batu koral akan membantu menahan cipratan air dari tanah ke dinding sehingga dinding taman tidak mudah kotor dan tetap cantik.

4. Rak Tanaman

Rak tanaman akan sangat membantu untuk meletakan tanaman kecil dalam pot yang berukuran kecil. Tanaman sukulen akan sangat cocok diletakan di rak tanaman sebab ukurannya yang tidak besar.

5. Kolam Ikan

Kolam ikan akan melambangnya taman rumah yang memiliki ekosistem lengkap. Jika dirasa terlalu repot untuk memelihara ikan-ikan yang besar, disarankan untuk mengisinya dengan ikan-ikan kecil sehingga kolam yang diperlukan juga tidak banyak memakan tempat.

6. Lampu

Lampu akan menyinari taman saat malam datang. Selain untuk taman rumah, lampu dapat digunakan sekaligus untuk menyinari teras rumah, sehingga tidak perlu dua lampu dengan fungsi berbeda.

Share:

Leave a Reply