Tradisi yang Dilakukan Sebelum dan Saat Lebaran Idul Fitri di Indonesia

Selamat Idul Fitri
Selamat Idul Fitri

Lebaran merupakan salah satu perayaan hari raya umat islam di seluruh dunia. Lebaran sendiri terbagi menjadi dua ada lebaran idul fitri dan lebaran idul adha. Lebaran idul adha merupakan hari raya untuk memperingati hari kurban. Dimana nabi Ibrahim A.S. mengorbankan putranya yang bernama Ismail untuk Allah namun sembelihan itu digantikan oleh-Nya dengan domba. Sedangkan hari raya idul fitri merupakan perayaan hari kemenanggan umat Islam setelah sebulan penuh puasa di bulan ramadhan. Perayaan hari raya idul fitri biasanya tepat dilaksanakan pada 1 syawal sistem kalender islam.

Idul Fitri sendiri secara bahasa memiliki makna dimana semua umat muslim boleh kembali berbuka untuk makan dan minum kapanpun setelah melaksanakan ibadah berpuasa sebulan penuh. Biasanya pada setiap negara memiliki budaya atau tradisi masing-masing yang dilakukan menjelang dan saat lebaran Idul Fitri. Begitupun di Indonesia, masyarakat muslim di Indonesia memiliki tradisi tersendiri untuk merayakannya. Berikut tradisi-tradisi yang biasa dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia menjelang dan saat lebaran Idul Fitri :

1. Mudik

Ketika menjelang hari lebaran, berita di tv akan menyajikan berbagai laporan langsung mengenai mudik di Indonesia. Saat lebaran pastinya semua orang ingin merayakannya dekat dengan keluarga. Oleh karena itulah, orang yang merantau ke kota untuk bekerja akan mudik ke kampungnya sebelum hari lebaran. Namun dikarenakan pandemi Covid-19 saat ini mereka yang merantau tidak bisa kembali ke kampung halamannya. Hal ini dikarenakan pemerintah membuat larangan mudik pada lebaran tahun ini.

2. Membeli baju baru

Ramadan Kareem Sale
Ramadan Kareem Sale

Sebelum hari lebaran, biasanya umat muslim di Indonesia akan berburu pakaian baru untuk dikenakan saat hari raya Idul Fitri. Mulai dari perlengkapan sholat hingga pakaian muslim menjadi incaran umat muslim saat menjelang lebaran. Meskipun tradisi ini sudah turun temurun namun memakai baju yang lama saat lebaran juga tidak ada salahnya. Karena bagaimanapun pakaian yang terbaik itu merupakan yang bersih dan paling baik yang kamu punya. Karena yang terpenting adalah diri kita, dimana hati kita kembali fitri (suci).

3. Membuat kue lebaran

Kue Lebaran
Kue Lebaran

Tradisi yang satu ini biasa dilakukan oleh para ibu dan anak-anak gadisnya. Bahkan karena ada kebiasaan yang satu ini banyak orang yang mengambil kesempatan untuk berjualan kue kering khas lebaran. Lebaran idul fitri di Indonesia biasanya identik dengan aneka kue kering yang dihidangkan di ruang tamu. Biasanya para ibu dan anak perempuannya akan membuat kue kering setidaknya seminggu sebelum hari lebaran. Kue-kue kering yang biasa dibuat dan dihidangkan yaitu nastar, kastengel, putri salju, sagu keju, biji ketapang, semprit dan sebagainya.

4. Menyiapkan hampers

Menjelang hari lebaran biasanya banyak masyarakat Indonesia yang mulai sibuk mencari atau membuat hampers. Hampers ini ditujukan untuk diberikan kepada sanak saudara, kerabat dekat, atau orang-orang yang kita sayangi lainnya. Biasanya hampers yang diberikan ada yang berupa makanan hingga pakaian. Makanan yang biasa dijadikan hampers lebaran adalah kue kering, cake, atau aneka snack-snack lainnya. Bahkan ada pilihan peralatan teh dan peralatan dapur lainnya.

5. Membayar zakat

Membayar zakat fitrah merupakan salah satu ibadah yang wajib bagi umat islam yang mampu sebelum merayakan Idul Fitri. Zakat fitrah ini merupakan zakat yang zakat yang wajib dikeluarkan setiap tahunnya di bulan ramadhan tepatnya menjelang idul fitri hingga sebelum sholat ied. Hal ini dilakukan untuk menyucikan harta atau penghasilan yang kita dapatkan selama setahun. Karena dalam setiap harta yang kita dapatkan ada sebagian hak orang lain. Besar yang dikeluarkan sama nilainya dengan 2,5kg beras, gandum, sagu, kurma dan sebagainya atau yang umumnya adalah 3,5liter beras yang harganya disesuaikan dengan beras yang biasa dikonsumsi.

6. Takbiran

Sudah terbiasa untuk umat muslim di Indonesia mendengar kumandang takbir sehari sebelum lebaran Idul fitri dari speaker masjid. Nah, sudah tidak asing lagi jika kumandang takbir ini kita dengar pula dari suara banyak orang yang arak-arakan sambil berkeliling kampung. Apalagi di sebagian daerah di Indonesia melakukannya sambil membawa obor dan bedug. Tradisi ini biasanya dilakukan mulai dari anak-anak hingga orang tua. Namun, seiring berjalannya waktu tradisi ini seolah kian tenggelam jaman. Pada masyarakat perkotaan, tradisi ini sudah semakin ditinggalkan dan berubah menjadi perburuan diskon besar-besaran di mall.

7. Hidangan khas lebaran

Makanan Lebaran
Makanan Lebaran

Seperti perayaan hari raya umat-umat agama yang lainnya, perayaan hari raya Idul Fitri pun memiliki hidangan khasnya yang tidak kalah enak. Biasanya para ibu akan menyiapkannya pada sehari sebelum lebaran. Hidangan-hidangan yang wajib ada untuk dihidangkan mulai dari sayur ketupat, opor, rendang, sambal goreng kentang, kerupuk, dan hidangan lebaran khas daerah yang lainnya. Hal ini dikarenakan, saat lebaran banyak berdatangan orang yang bersilaturahmi ke rumah sanak saudara atau kerabat.

8. Sungkeman atau saling bermaafan

Seperti yang kita ketahui Idul Fitri merupakan hari kemenangan umat muslim setelah berpuasa sebulan penuh. Mereka biasa merayakannya dengan berkunjung ke rumah sanak saudara untuk bersilaturahmi khususnya orang tua.  Saat berkunjung ke rumah kakek dan nenek, salah satu tradisinya adalah saling bermaafan. Hal ini dikarenakan idul fitri identik dengan kalimat kembali ke fitri atau fitrah yang berarti mensucikan diri. Biasanya mereka akan berbaris membentuk lingkaran dan berkeliling untuk bermaafan. Atau seperti salah satu tradisi di Jawa yaitu sungkeman, dimana anggota keluarga yang lebih muda akan sungkeman meminta maaf kepada anggota yang lebih tua.

9. Memberikan THR

THR
THR

Tradisi yang satu ini merupakan tradisi yang menjadi kegiatan favorit anak-anak saat lebaran. Biasanya mereka yang lebih tua dan sudah bekerja akan menyisihkan sebagian THR dari kantor untuk dibagikan mulai dari orang-tua, adik, hingga keponakan. Mereka biasanya dibagikan secara cuma-cuma atau dimasukkan ke dalam amplop kecil yang bermotif lucu-lucu sebelum dibagikan. Nominal yang diberikan mulai dari kisaran uang lembaran Rp. 2000,- sampai Rp. 100.000,-. Dan mereka akan dibagikan sesuai dengan usia. Dimana yang berusia lebih tua akan mendapatkan bagian yang jauh lebih besar.

Tradisi-tradisi di atas hingga saat ini masih ada yang dilakukan dan ada yang mulai ditinggalkan. Seperti lebaran tahun kemarin lebaran tahun ini akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dikarenakan pandemi yang sedang menyerang Indonesia dan beberapa negara lainnya. Silaturahmi yang biasanya kita lakukan dengan berkunjung langsung akan berganti dengan video call dengan keluarga yang jauh. Namun meskipun begitu hal ini tidak akan mengurangi suasana kehangatan dan kemenangan hari raya Idul Fitri.

Leave a Reply