Si Cantik Bunga Zinnia
Si Cantik Bunga Zinnia

Zinia anggung memiliki nama latin zinnia elegans merupakan jenis tumbuhan berbunga semusim yang termasuk dalam genus Zinia. Bunga zinnia ini merupakan tanaman endemik dari daerah Meksiko. Tetapi, bunga zinia tumbuh dan menyebar di berbagai tempat termasuk pada daerah Amerika Selatan dan Tengah, Amerika Serikat, Hindia Barat, Australia termasuk di Indonesia. 

Bagaimana Bentuk Bunga Zinnia?

Bunga zinia akan berbunga pada musim semi sampai musim gugur. Tampilan bunga zinia sangat cantik dengan raturan kultivar yang memiliki banyak warna, ukuran dan bentuk bunga. Beberapa jenis warna bunga zinia yang bisa Kamu temui adalah mulai dari bewarna putih dan krim sampai merah muda, merah, kuning, hijau, jingga, aprikot, salmon dan juga perunggu. 

Zinia mempunyai bunga dengan diameter mencapai 15 cm. Tanaman hias satu ini mempunyai bentuk bunga beragam, seperti memiliki kelopak bunga bergaris, berbintik atau dua warna. Kamu juga bisa menemui bunga zinia yang menyerupai bunga dahlia

Tanaman zinia menyukai lingkungan yang kering, hangat dan berbas dari musim dingin. Bunga satu ini bisa hidup dengan mudah jika ditanam pada media tanah geluh dan pencahayaan matahari penuh sepanjang tahun. Beberapa jenis zinia memunyai tingkat toleransi kekeringan yang tinggi. Sedangkan jenis lainnya bisa berkembang dengan baik jika ditempatkan didalam ruangan. Hal ini membuat Kita tertarik untuk mengulik lebih lanjut mengenai bunga Zinia

Baca Juga : Fakta Bunga Daisy Yang Menawan

Apa Klasifikasi Bunga Zinia?

Zinia dianugrahi karena keberagamannya, Kamu bisa menemukan tanaman satu ini dalam berbagai bentuk dan ciri berbeda, beberapa jenis bunga zinia dalam klasifikasinya adalah:

  • Zinnia Angustifolia 
Zinnia Angustifolia
Zinnia Angustifolia

Masyarakat Indonesia mengenal zinia sebagai bunga kertas. Salah satu jenis tanaman ini adalah Zinnia Angustifolia. Penamaannya sesuai dengan wujud daunnya yaitu berlekuk-lekuk. Dalam bahasa lain berlekuk dinamakan Angustifolia. 

Zinnia Angustifolia termasuk kedalam jenis tanaman semak dengan batang bewarna hijau dan mempunyai banyak cabang. Batangnya bisa tumbuh sampai antara 0,2 sampai 0,7 meter. Daunnya berbentk lonjong dan bewarna hijau dengan bagian ujung lancip dengan ukuran terbesar adalah 8×3 centimeter sedangkan terkecil berukuran 2×0.5 centimeter. 

Bunga tumbuh pada ujung cabang batang dengan bunga majemuk yang berbentuk bulat dan berdiameter 3 sampai 5 centimeter. Bunganya terbentuk dari susunan beberapa lembar daun mashkota bewarna jingga, kuning atau putih kekuningan. Tumbuhan satu ini bisa berkembang dengan melakukan penyerbukan sendiri atau dibantu angin dan serangga. Jenis zinnia ini sering dijadikan bunga hias ataupun bunga potong.

  • Zinnia Elegans 
Zinnia Elegans
Zinnia Elegans

Kata elegans diartikan sebagai anggun atau cantik, nama ini disematkan karena jenis satu ini dikategorikan sebagai bunga kertas tercantik jika dibandingkan dengan tumbuhan zinnia lainnya. Seperti zinnia sebelumnya, tumbuhan ini hidup ditopang oleh batang yang tumbuh tegak, dengan banyak cabang dan bewarna hijau dengan garis cokelat. Pada bagian ujung batang ditemukan rambut-rambut halus bewarna putih. Bunga bisa tumbuh antara 0,3 sampai 1 meter. 

Daun zinnia elegans bewarna hijau dengan tampilan bulat seperti telur dan bagian ujungnya lancip. Daun melekat langsung pada batang karena tidak mempunyai tangkai. Ukuran daun terbesar adalah 7.5×3 centimeter sedangkan terkecil berukuran 4.5×2 centimeter. Bunganya berbentuk bulat yang terdiri dari susunan daun mahkota bewarna jingga, ungu kemerahan, merah muda, merah, kuning dan putih.

  • Zinnia Linearis 
Zinnia Linearis 
Zinnia Linearis

Jenis bunga kertas ketiga adalah zinnia linearis yang mempunyai daun berbentuk garis dengan bagian ujungnya berbentuk lancip. Bunga berbentuk bulan dengan daun mahkota bewarna jingga. 

Apa Manfaat Bunga Zinnia?

Selain beberapa jenis di atas, bunga zinnia memiliki spesies lainnya. Bunga kertas juga memiliki manfaat, diantaranya adalah:

  • Mengobat penyakit 

Tidak banyak diketahui ternyata bunga satu ini memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Mengkonsumsi zinia diyakini bisa menjadi alternatif pengobatan untuk penyakit hepatitis, radang kulit seperti bisul dan mengobati gatal-gatal yang timbul akibat alergi. 

  • Mengatasi Datang Bulan Tidak Teratur 

Zinnia dipercaya bisa melancarakan haid yang tidak teratur, selain itu juga bisa meredakan rasa nyeri ketika dating bulan. Permasalahan lain yang bisa diatasi dengan tanaman ini adalah mengatasi keputihan. 

Bagaimana Cara Menanam Bunga Zinnia

Cara Menanam Bunga Zinnia
Cara Menanam Bunga Zinnia

Tampilannya yang indah menarik mata siapapun yang memandangnya. Selain itu, beragam manfaat dari tumbuhan ini bisa menjadi alasan untuk Kamu memilih bunga ini sebagai pelengkap koleksi tanaman Kamu di rumah. Hal-hal yang harus Kamu perhatikan ketika menanam dan merawat bunga zinnia dari biji adalah sebagai berikut:

  • Penyediaan Lahan Tanam 

Tahapan awal dari proses tanam bunga zinnia adalah menyediakan media tanam, Kamu bisa menggunakan polybag atau pot. Media tanam ini harus mempunyai lubang di dasarnya. Kemudian masukkan tanah dengan campuran kompos kedalam media tanam. Kamu harus memastikan tanah dalam kondisi hangat, karena zinnia kesulitan beradaptasi pada suhu udara rendah. 

  • Pembibitan 

Bibit menjadi hal utama untuk memastikan pertumbuhan tanaman. Bibit yang baik meningkatkan kemungkinan menghasilkan bunga yang cantik. Kamu bisa mendapatkan bibit bunga zinnia di toko pertanian atau toko bunga terdekat. Selain itu, Kamu harus memastikan jika bibit yang dipilih memiliki kualitas baik dan tidak kadaluarsa. 

Setelah menemukan bibit yang tepat, sebelum ditanam pada media tanam, bibit tanaman ini harud sirendam selama 12 jam, setelah itu keringkan bibit. Setelah itu, Kamu bisa memasukkan bibit ke dalam media tanam. Pada masing-masing media cukup disemai 1 biji dengan posisi penanaman yaitu bagian biji yang runcing ditancapkan ke tanah dan bagian tumpul disisakan atau masih terlihat dari permukaan. 

Lakukan penyiraman secara rutin dengan volume penyiraman yang cukup. Bibit akan tumbuh dengan baik jika media tanam ditutupi menggunakan plastik kaca atau bening, tujuannya agar bibit tidak mengalami kekeringan. Benih yang ditutup akan tumbuh dengan lebih cepat diabndingkan dibiarkan terbuka. 

Bibit membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 7 hari agar berkecambah. Selain intensitas penyiraman, Kamu juga harus memastikan bibit mendapatkan cahaya matahari cukup, Kamu bisa meletakkan tanaman di tempat yang tidak disinari cahaya matahari langsung. 

  • Penyiraman

Tanaman membutuhkan air yang lebih banyak ketika mulai berkecambah. Kamu harus memastikan untuk rutin melakuakn penyiraman. Namun, juga harus diingat jika penyiraman berlebihan juga berdampak negatif untuk tumbuhan. Jadi, pastikan intensitas penyiramannya cukup. 

  • Pemupukan

Tanaman memerlukan nutrisi yang tepat jadi Kamu memerlukan pupuk organic dalam pertumbuhannya. Sebaiknya pada awal penanaman, bunga diberi pupuk sekitas seminggu sekali. Penggunaan zat kimia sebaiknya dihindari, untuk menghindari kerusakan pada tanaman. 

  • Pemindahan tanaman 

Setelah dirasa cukup, Kamu bisa memindahkan tanaman pada area tanam yang lebih luas. Kam harus memastikan jika lahan tersebut memiliki tanah yang gembur. Pemindahan lokasi tanam untuk memberikan ruang pertumbuhan tanaman yang lebih baik. Atur jarak penanaman sehigga tidak terjadi permasalahan ketika melakukan penanaman. 

Bagaimana Cara Merawat Bunga Zinnia 

Perawatan yang harus dilakukan terhadap tumbuhan ini adalah dengan rutin melakukan pemotongan terhadap daun-daun tua, hal ini bertujuan menjaga tanaman untuk tetap menarik dan mendorong pertumbuhan bunga zinnia. Ketika pertumbuhan bunga sudah tinggi dan terlihat akan jatuh, maka disarankan untuk dilakukan penyanggahan menggunakan katu berbentuk Y ataupun bahan logam yang berfungsi menyanggah tanaman. 

Membersihkan hama dan gulma yang berada disekitaran media tanam, untuk memastikan pertumbuhan bunga zinnia berlangsung dengan baik. 

Baca Juga : Cara Merawat Bunga Mawar Agar Cepat Berbunga

Share:

Leave a Reply