Mengenal Pakaian Adat Imlek Yang Kerap Dipakai Orang Tionghoa – FlowerAdvisor
Skip to content
🚚 Delivering Joy to 100+ Countries
❤️ Loved since 2008
⭐⭐⭐⭐⭐ ⁠4.8 / 5.0 Google Rating
🚚Delivering Joy to 100+ Countries
❤️ Loved since 2008
⭐⭐⭐⭐⭐ ⁠4.8 / 5.0 Google Rating
Search Close
Cart
0 items

Mengenal Pakaian Adat Imlek Yang Kerap Dipakai Orang Tionghoa

by Aditya Wisnu - SEO Content Specialist FlowerAdvisor 16 Jan 2024
Mengenal Pakaian Adat Imlek Yang Kerap Dipakai Orang Tionghoa
Cheongsam - Pakaian adat Cina Pakaian adat Imlek yang sering dikenal sebagai Cheongsam atau Qipao  adalah busana elegan yang menjadi simbol perayaan Tahun Baru Cina. Perayaan ini, yang berlangsung pada hari pertama bulan pertama kalender Cina, biasanya diwarnai dengan pakaian tradisional ini. Cheongsam, dengan desainnya yang kaya simbolisme, tetapi juga dalam acara-acara penting lainnya, seperti pesta keluarga atau perayaan komunitas. Mengenakan pakaian adat ini dalam perayaan Imlek lebih dari sekadar tradisi. Ini adalah bentuk penghormatan kepada warisan budaya dan identitas. Setiap lipatan kainnya mengandung makna mendalam, menceritakan kisah dan harapan untuk tahun yang lebih baik. Pakaian ini tidak hanya mencerminkan estetika, tetapi juga mengungkapkan doa dan harapan untuk kebahagiaan dan kemakmuran di tahun yang baru.

Apa itu pakaian adat Imlek

Pakaian adat Imlek terdiri dari baju atau kemeja yang terbuat dari kain khas Cina seperti satin atau sutera, serta celana panjang atau rok yang disesuaikan dengan jenis kelamin pemakainya. Baju Imlek juga sering dihiasi dengan simbol-simbol keberuntungan seperti naga atau koin emas. Baju Imlek juga dapat dikenakan bersama dengan jas atau mantel yang terbuat dari kain sutera, serta topi atau kap dengan tkamukhas Cina. Selain itu, pakaian adat Imlek juga dapat dilengkapi dengan aksesoris seperti ikat pinggang atau tali yang dihiasi dengan simbol-simbol keberuntungan.

Sejarah baju adat Imlek

Baju adat Imlek merupakan pakaian yang dipakai oleh masyarakat Tionghoa dalam menyambut tahun baru Imlek. Imlek merupakan salah satu festival terbesar bagi masyarakat Tionghoa yang merayakannya, dan baju adat merupakan bagian integral dari acara tersebut. Sejarah baju adat Imlek dapat ditelusuri kembali ke dinasti Han, di mana para bangsawan dan raja mengenakan pakaian yang sangat sederhana selama acara Imlek. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, baju adat Imlek mulai mengalami perubahan yang cukup signifikan. Di masa Dinasti Qing, baju adat Imlek menjadi lebih sopan dan mulai menggunakan warna merah, yang dianggap sebagai warna keberuntungan dan kebahagiaan. Makna dari baju adat Imlek juga cukup simbolik. Warna merah, seperti yang disebutkan sebelumnya, dianggap sebagai warna keberuntungan dan kebahagiaan. Selain itu, baju adat Imlek juga seringkali dipakai dengan aksesori seperti topi merah dan kalung liong, yang dianggap sebagai simbol kemakmuran dan keberuntungan. Baju adat Imlek juga merupakan simbol keberagaman dan persatuan bangsa. Di masa sekarang, baju adat Imlek tidak hanya dipakai oleh masyarakat Tionghoa saja, namun juga oleh orang-orang dari berbagai latar belakang etnis yang merayakan Imlek. Hal ini menunjukkan bahwa baju adat Imlek merupakan sesuatu yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang, dan merupakan simbol toleransi dan persatuan. Secara keseluruhan, baju adat Imlek merupakan simbol yang kuat terhadap keberagaman dan persatuan bangsa, dan merupakan sesuatu yang dapat menyatukan orang-orang dari berbagai latar belakang etnis dalam merayakan Imlek.
Baca Juga: 9 Dekorasi Imlek Penuh Makna untuk Menyambut Keberuntungan Tahun Depan Kado Imlek Untuk Keluarga dan Sahabat Paling Special 2023

Jenis jenis pakaian adat Imlek

Pakaian adat untuk Imlek Baju adat yang dikenakan oleh orang-orang Cina pada saat perayaan Tahun Baru Cina terdiri dari beberapa macam. Baju Imlek memiliki beragam jenis yang disesuaikan dengan jenis kelamin pemakainya. Berikut ini beberapa jenis baju Imlek yang umum dikenakan:
  1. Cheongsam (longdress) untuk wanita: Cheongsam adalah baju panjang yang terbuat dari kain sutera atau satin yang memiliki potongan yang ketat dan rapi. Cheongsam terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu cheongsam tradisional, cheongsam modern, dan cheongsam kontemporer.
  2. Tangzhuang (kemeja) untuk pria: Tangzhuang adalah kemeja panjang yang terbuat dari kain sutera atau satin. Tangzhuang biasanya memiliki potongan yang lebih longgar dibandingkan dengan cheongsam, sehingga lebih nyaman dipakai oleh pria.
  3. Qipao (baju) untuk wanita: Qipao adalah baju yang terbuat dari kain sutera atau satin yang memiliki potongan yang ketat di bagian dada dan leher, serta yang melebar di bagian bawah. Qipao merupakan variasi dari cheongsam yang lebih santai dan mudah dipakai sehari-hari.
  4. Zhongshan (jas) untuk pria: Zhongshan adalah jas panjang yang terbuat dari kain sutera atau satin. Zhongshan biasanya dipakai bersama dengan tangzhuang atau kemeja panjang yang terbuat dari bahan yang sama.
  5. Hanfu (baju) untuk pria dan wanita: Hanfu adalah baju yang terbuat dari kain sutera atau satin yang memiliki potongan yang lebih santai dan terdiri dari beberapa lapisan. Hanfu merupakan pakaian adat Cina kuno yang kini mulai populer kembali di kalangan muda.

Tips membeli pakaian adat Imlek

Tips belanja baju Imlek Membeli baju adat terkadang memerlukan perhatian dan ketelitian lebih, berbeda saat kamu membeli baju biasa untuk dipakai sehari-hari. Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Kamu dalam memilih baju Imlek yang sesuai dengan selera dan kebutuhan:
  1. Tentukan tujuan penggunaan baju

Apakah Kamuakan menggunakan baju tersebut hanya untuk acara perayaan Tahun Baru Imlek, atau juga untuk kegiatan sehari-hari? Ini akan membantu Kamudalam memilih bahan dan model baju yang sesuai. Baju yang digunakan untuk kegiatan sehari-hari biasanya terbuat dari kain yang lebih nyaman dipakai.
  1. Pilih bahan yang nyaman

Pastikan untuk memilih bahan yang nyaman untuk dipakai, terutama jika Kamuakan menggunakan baju tersebut selama acara yang lama. Pilih bahan yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi pada kulit, kamu bisa menanyakan jenis kainnya langsung pada penjual.
  1. Pilih model yang sesuai dengan tubuh

Pilih model baju yang sesuai dengan bentuk tubuh Anda. Jika Kamu memiliki tubuh yang tinggi dan langsing, Kamudapat memilih model baju yang lebih longgar atau baju yang memiliki bagian bawah yang melar. Sebaliknya, jika Kamumemiliki tubuh yang lebih pendek dan berisi, kamu dapat memilih model baju yang lebih ketat atau baju yang memiliki bagian bawah yang sempit.
  1. Pilih warna yang sesuai dengan selera

Pilih warna baju yang sesuai dengan selera Anda. Warna merah dan oranye dianggap sebagai warna keberuntungan dalam perayaan Tahun Baru Imlek, namun kamu tidak harus terpaku pada warna-warna tersebut. Pilih warna yang Kamusukai dan yang sesuai dengan kulit Anda, ini akan menambah kenyamanan dan rasa percaya diri saat berada di acara penting nanti.
  1. Sebaiknya jangan terlalu terpaku pada harga

Jangan terlalu terpaku pada harga baju yang dibeli. Pilih baju yang memiliki kualitas yang baik dan nyaman dipakai, meskipun harganya sedikit lebih mahal. Namun juga jangan terlalu membeli baju yang terlalu mahal jika tidak membutuhkannya. Pastikan harga yang dibayar sesuai dengan kualitas yang akan kamu dapatkan.
  1. Cari baju di toko atau pasar yang terpercaya

Pastikan untuk membeli baju di toko atau pasar yang terpercaya, agar kamu tidak terjebak dengan baju yang tidak sesuai dengan kualitas yang dijanjikan. Biasakan membaca ulasan atau mengecek reputasi toko sebelum membeli baju di sana. Baju adat Imlek menjadi tanda untuk menghargai dan memperjuangkan budaya dan tradisi masyarakat Tionghoa. Dengan mengenakan baju adat Imlek, seseorang dapat menunjukkan rasa hormatnya terhadap budaya dan tradisi yang telah ada selama bertahun-tahun, serta ikut serta dalam mempertahankan keberlangsungan budaya tersebut.
Prev post
Next post
Someone recently bought a

Thanks for subscribing!

This email has been registered!

Shop the look

Choose options

Edit option

this is just a warning
Login